TVRINews, Jakarta
Tim Indonesia akan mengenakan seragam dengan sentuhan budaya Nusantara pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Rancangan seragam tersebut mengangkat unsur Gorga, seni ukir tradisional khas masyarakat Batak Toba, serta kain Limar dari Sumatera Selatan.
Kedua unsur budaya tersebut dipadukan dalam desain apparel yang akan digunakan kontingen Indonesia selama mengikuti ajang olahraga terbesar di Asia itu.

Motif Gorga menjadi salah satu elemen utama dalam desain seragam tanding atlet. Ornamen tradisional tersebut dikenal memiliki makna kekuatan dan perlindungan.
Sementara, motif kain Limar digunakan sebagai simbol kehormatan dan keunggulan. Perpaduan warna dan gradasi dalam desain juga menggambarkan keberagaman latar belakang para atlet Indonesia yang bersatu dalam satu kontingen.
Desainer Ghea Panggabean mengatakan keterlibatannya dalam perancangan seragam tersebut menjadi pengalaman pertamanya mendesain busana untuk kebutuhan olahraga.
“Mendesain seragam untuk para duta olahraga bangsa adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Gorga melambangkan kekuatan dan perlindungan, sedangkan Limar merepresentasikan kehormatan dan keunggulan,” ujar Ghea dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Kamis, 3 Agustus 2026.
Menurutnya, kedua unsur tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan identitas Indonesia dalam penampilan para atlet di arena pertandingan.
Fokus dalam perancangan seragam tersebut tidak hanya pada tampilan visual, tetapi juga pada kenyamanan dan kebutuhan atlet saat menjalani aktivitas selama mengikuti Asian Games.
Chief de Mission Tim Indonesia Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Todotua Pasaribu berharap seragam tersebut dapat menumbuhkan rasa bangga dan semangat bagi para atlet yang akan membawa nama Indonesia.

Menurutnya, para atlet telah menjalani persiapan panjang untuk menghadapi persaingan di Asian Games. Dukungan terhadap para atlet juga perlu diberikan agar mereka dapat fokus memberikan penampilan terbaik.
“Kami berharap para atlet memiliki rasa bangga untuk bertarung dengan kepala tegak dan mengibarkan Merah Putih di panggung tertinggi Asian Games 2026,” kata Todotua.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari menilai seragam kontingen tidak hanya menjadi perlengkapan yang digunakan atlet, tetapi juga menjadi bagian dari identitas Indonesia saat tampil di panggung olahraga internasional.
Menurutnya, keberagaman budaya Indonesia dapat menjadi satu identitas yang dibawa bersama oleh seluruh anggota kontingen.
“Setiap kali para atlet mengenakan apparel ini, ada cerita tentang Indonesia yang ikut mereka bawa. Dari keberagaman budaya kita, lahir satu identitas sebagai Tim Indonesia,” ucap Okto.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Sebanyak 432 atlet dari 35 cabang olahraga serta 148 pelatih dan ofisial akan memperkuat Tim Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.










