TVRINews, New Delhi
Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani melaju ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah mengalahkan pasangan Hong Kong Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai dalam pertandingan tiga gim di Indira Gandhi Arena, New Delhi, Rabu, 19 Agustus 2026.
Sabar/Reza yang menjadi unggulan kesembilan harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan 22-20, 14-21, 21-15.
Reza mengakui belum menemukan sentuhan terbaik pada pertandingan tersebut. Pertemuan pertama dengan pasangan Hong Kong membuat mereka membutuhkan waktu untuk membaca pola permainan lawan.
"Alhamdulillah bersyukur bisa memenangkan pertandingan hari ini. Tadi dari saya banyak belum dapat touchnya, banyak mati sendiri karena masih agak mencari-cari ritme dan strategi yang pas dengan pola permainan mereka," ujar Reza dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Rabu, 19 Agustus 2026.
Menurut Reza, Hung/Lui tampil menekan sejak awal sehingga membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan.
"Ini pertemuan pertama dan mereka langsung selalu menekan kami, jadi agak kesusahan," kata Reza.
Meski demikian, Sabar/Reza mampu mempertahankan fokus hingga gim penentuan dan mengamankan kemenangan.
Sabar mengatakan tekanan tampil di Kejuaraan Dunia kali ini bukan menjadi persoalan utama. Mereka hanya membutuhkan penyesuaian karena pertandingan tersebut merupakan laga pertama mereka di turnamen.
"Tekanan bermain di Kejuaraan Dunia kali ini nggak ada. Tadi mungkin lebih belum adaptasi banyak saja, ini pertandingan pertama juga jadi belum menemukan sentuhan terbaik," tutur Sabar.
Sabar menambahkan, mereka terus berusaha menjaga permainan sejak gim pertama hingga gim ketiga hingga akhirnya mampu mengamankan kemenangan.
"Tadi kami terus berusaha dari gim pertama, kedua sampai ketiga. Alhamdulillah membawa hasil yang baik," ucap Sabar.
Di babak 16 besar, Sabar/Reza akan menghadapi pasangan Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan. Reza menyebut pertemuan sebelumnya menjadi modal sekaligus bahan evaluasi karena kedua pasangan sudah pernah saling mengalahkan.
"Harapannya pengen dapat medali, tapi kami sadar lawan di sini nggak gampang juga. Besok kami harus lawan Lee/Yang dari Taiwan, pernah menang-kalah juga jadi banyak yang perlu disiapkan untuk besok dan seterusnya," kata Reza.










