TVRINews, Jakarta
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai penyelenggaraan Piala Presiden 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembinaan pemain sepak bola nasional sekaligus menggerakkan perekonomian.
Hal itu disampaikan Tito saat menghadiri pembukaan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pembukaan turnamen ditandai dengan seremoni tendangan bola bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Manajer Persib Umuh Muchtar.
Di hadapan sekitar 23 ribu penonton yang memadati stadion, Tito berharap turnamen pramusim tersebut mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Kita harapkan efek waktu piala dunia kemarin kan hiburan buat rakyat di seluruh Indonesia. Dan ekonomi juga saya yakin akan tumbuh," ujar Tito dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Senin, 27 Juli 2026.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola dapat mendorong perputaran ekonomi, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi pertandingan.
Selain itu, Tito menegaskan Piala Presiden harus menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit pemain berbakat yang nantinya dapat memperkuat Tim Nasional Indonesia.
"Sambil kita membina atlet kita, supaya ini ajang menjadi pencari bakat, atau calon-calon nanti pemain nasional, supaya kita juga bisa lebih mantap lagi," kata Tito.
Ia optimistis pembinaan yang berkelanjutan melalui kompetisi akan meningkatkan kualitas pemain Indonesia dan membuka peluang lebih besar bagi Timnas untuk bersaing hingga level dunia.
Senada dengan Tito, Menteri PKP Maruarar Sirait selaku Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026 mengatakan penyelenggaraan turnamen tahun ini berlangsung lebih meriah. Hadiah bagi juara juga meningkat dari Rp5,5 miliar menjadi Rp6 miliar.
Maruarar turut mengapresiasi penataan area UMKM di sekitar stadion yang dinilainya semakin baik dan mampu mendukung kenyamanan pengunjung sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sebelum pembukaan pertandingan, Tito dan Maruarar juga meninjau stan-stan UMKM di sekitar Stadion Si Jalak Harupat serta menyempatkan berinteraksi dengan para pedagang dan mencicipi kuliner yang dijual.









