TVRINews, Jakarta
Kompetisi berskala nasional ini menjadi ajang pembinaan bibit unggul serta mempererat silaturahmi antar-atlet.
Sebanyak 476 atlet panahan dari berbagai penjuru tanah air bersaing dalam ajang bergengsi Piala Wali Kota Jakarta Utara Open Archery Championship 2026.
Kompetisi ini dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Sarana Olahraga Sunter (SOR), Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, pada 2-3 Mei 2026.
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, secara resmi membuka kejuaraan tersebut pada Sabtu, 2 Mei 2026. Dalam sambutannya, Hendra mengapresiasi seluruh panitia dan menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar mengejar piala, melainkan sarana mempererat persaudaraan antar-atlet.
"Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa kekeluargaan, serta memperkuat kebersamaan di antara para atlet," ujar Hendra, Sabtu, 2 Mei 2026.
Hendra menambahkan, olahraga panahan memiliki nilai filosofis yang mendalam dalam membentuk karakter generasi muda, terutama dalam melatih konsentrasi, kesabaran, dan kedisiplinan.
Ia berharap Jakarta Utara dapat bertransformasi menjadi pusat pembinaan atlet panahan unggul yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Kepada para orang tua, Wali Kota berpesan agar terus mendukung bakat anak tanpa mengesampingkan pendidikan formal. Sementara kepada para peserta, ia mengingatkan pentingnya sportivitas.
"Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam kompetisi. Namun, semangat, kejujuran, dan rasa persaudaraan adalah yang utama," tegasnya.
Antusiasme Tinggi di Tengah Fenomena El Nino
Di lokasi yang sama, Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jakarta Utara, Laksono Raharjo, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta tahun ini melonjak tajam. Tercatat, atlet dari tujuh provinsi turut mengirimkan perwakilannya.
"Ada tujuh provinsi yang terlibat, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi, dan Papua. Kami berharap kejuaraan ini melahirkan bibit-bibit baru yang akan mengharumkan nama bangsa," kata Laksono.
Meski cuaca di Jakarta cukup terik akibat fenomena El Nino, Laksono melihat hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta untuk membidik target di lapangan.
Kesan Peserta Muda
Salah satu peserta kategori muda, Fathan (12), mengaku bangga bisa terlibat dalam kompetisi berskala nasional ini. Atlet dari Utara 03 Archery Club ini menjadikan ajang ini sebagai pengalaman perdananya bertanding dengan peserta luar daerah.
"Senang sekali, ini menjadi tantangan baru bagi saya. Tentu ke depan saya akan terus berlatih untuk meraih prestasi di ajang-ajang berikutnya," tutur Fathan dengan optimis.
Piala Wali Kota Jakarta Utara Open Archery Championship 2026 diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu meningkatkan standar kompetisi panahan di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Jakarta Utara dalam peta olahraga nasional.










