TVRINews, Zurich
FIFA memastikan aturan baru terkait akumulasi kartu kuning di Piala Dunia 2026. Dalam edisi kali ini, kartu kuning tidak hanya dihapus sekali, tetapi dua kali sepanjang turnamen.
Keputusan tersebut diambil menyusul perubahan format kompetisi yang kini diikuti 48 tim, sehingga jumlah pertandingan bertambah signifikan.
Berdasarkan regulasi terbaru yang disahkan FIFA Council pada Selasa, 28 April 2026 lalu, kartu kuning tunggal akan dihapus pada dua momen, yakni setelah fase grup dan setelah babak perempat final
Dengan aturan ini, pemain yang menerima satu kartu kuning di fase grup tidak akan membawanya ke babak gugur.
Hal serupa berlaku setelah perempat final, sehingga pemain yang lolos ke semifinal memulai dengan catatan kartu kuning bersih (kecuali terkena sanksi akumulasi atau kartu merah sebelumnya).
Sebelumnya, dalam format lama, penghapusan kartu kuning hanya dilakukan sekali, yaitu setelah perempat final.
Pemain yang mengoleksi dua kartu kuning sebelum fase tersebut tetap harus menjalani larangan bermain satu pertandingan.
Perubahan ini dinilai sebagai penyesuaian terhadap format baru yang lebih panjang, sekaligus untuk menjaga agar pemain kunci tidak absen di laga-laga penting akibat akumulasi kartu dari fase awal.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menampilkan total 104 pertandingan, menjadikannya edisi dengan jumlah laga terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Turnamen akan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Laga pembuka dijadwalkan mempertemukan Meksiko kontra Afrika Selatan di Stadion Kota Meksiko, mengulang pertemuan pembuka Piala Dunia 2010.
Di Indonesia, seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang menyiarkan total 104 laga secara langsung melalui kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Penonton bisa menyaksikan pertandingan secara simulcast maupun pilihan laga berbeda dalam waktu bersamaan, terutama pada fase akhir grup.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli, dengan jam tayang berkisar antara pukul 23.00 hingga 11.00 WIB.
Masyarakat tidak perlu khawatir soal akses siaran. Cukup menggunakan antena UHF dan memastikan televisi sudah mendukung siaran digital atau menggunakan set top box untuk TV analog, lalu melakukan pemindaian ulang kanal TVRI.
Selain itu, TVRI juga akan menggelar nonton bareng di berbagai daerah dengan melibatkan pelaku UMKM lokal.
Berikut pembagian grup lengkap Piala Dunia 2026:
Grup A
Meksiko, Korea Selatan, Afrika Selatan, Republik Ceko
Grup B
Kanada, Swiss, Qatar, Bosnia dan Herzegovina
Grup C
Brasil, Maroko, Skotlandia, Haiti
Grup D
Amerika Serikat, Australia, Paraguai, Turki
Grup E
Jerman, Ekuador, Pantai Gading, Curacao
Grup F
Belanda, Jepang, Tunisia, Swedia
Grup G
Belgia, Iran, Mesir, Selandia Baru
Grup H
Spanyol, Uruguai, Arab Saudi, Tanjung Verde
Grup I
Prancis, Senegal, Norwegia, Irak
Grup J
Argentina, Austria, Aljazair, Yordania
Grup K
Portugal, Kolombia, Uzbekistan, Republik Demokratik Kongo
Grup L
Inggris, Kroasia, Panama, Ghana










