TVRINews, Hangzhou
Asian Games 2022 Hangzhou telah resmi ditutup. Dalam upacara penutupan, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Basuki Hadimuljono memimpin langsung defile Tim Indonesia di Hangzhou Sport Park Stadium, Hangzhou, Cina, Minggu, 8 Oktober 2023.
Memimpin Tim Indonesia, Basuki didampingi Vice CdM Jadi Rajagukguk, Deputi 1 Jovinus Carolus Legawa, Deputi 2 Thomas Setiabudi Aden dan perwakilan Deputi 3 Andi Arini.
Dalam kesempatannya, Basuki berterima kasih atas kepercayaan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menjadi pemimpin kontingen.
Basuki menilai Asian Games menjadi pengalaman berharga baginya untuk berinteraksi para atlet. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini juga menyampaikan evaluasinya selama kontingen Indonesia berlaga di Asian Games.
“Terkait evaluasi, olahraga tentu ada tolak ukurnya. Di Incheon kita di ranking 17, dan di sini 13. Evaluasinya kita perlu di cabor, pemerintah yang bertanggung jawab harus ditingkatkan," kata Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Minggu, 8 Oktober 2023.
"Pertama sarana dan program. Setau saya, anggaran tidak jadi soal. Progam harus dievaluasi, karena anggaran juga pasti menyesuaikan program. Ini yang harus dibenahi jika sasaran kita mau Olimpiade. Saya akan berbiara dengan Kemenpora dan Kemenkeu,” ujar Basuki menambahkan.
Sementara dari cabang olahraga, Tim Indonesia diwakili atlet dan ofisial dari panahan, karate dan roller skate yang semuanya menggunakan seragam kontingen.
Karateka Ahmad Zigi Zaresta Yuda menjadi atlet pembawa bendera Merah Putih di barisan terdepan.
Zigi dipilih sebagai best performance sekaligus peraih medali perunggu di Asian Games 2018, perunggu Islamic Solidarity Games 2021, medali emas SEA Games 2019, 2021, 2023 serta perak di Asian Championships (2017,2019,2021,2022).
Ia mengaku sangat senang bisa mewakili atlet Indonesia sebagai pembawa bendera Merah Putih di defile upacara penutupan Asian Games 2022 Hangzhou.
"Saya merasa sangat bangga banget bisa dipercaya menjadi flag beraer di closing ceremony. Ini merupakan kesempatan yang luar biasa buat saya dan saya merasa sangat bersyukur dan tentunya seneng banget," ucap Zigi.
"Asian Games merupakan multievent terbesar kedua setelah Olimpiade jadi luar biasa banget. Bisa ada di sini amazing banget, keren banget Asian Games kali ini di Hangzhou," tutur Zigi.
Selama Asian Games 2022 Hangzhou, Tim Indonesia berhasil meraih tujuh medali emas, 11 medali perak dan 18 perunggu dengan total perolehan akhir 36 medali.
Tujuh medali emas dipersembahkan cabang olahraga menembak (2), balap sepeda disiplin BMX (1), wushu (1), panjat tebing (1), angkat besi (1) dan dragon boat (1). Medali perak diraih cabor dragon boat (4), sepak takraw (2), skateboard (1), panjat tebing (2) dan wushu (2).
Sedangkan medali perunggu dicapat cabang olahraga panahan (2), BMX (1), dragon boat (1), karate (1), rowing (3), sepak takraw (1), menembak (3), soft tenis (1), panjat tebing (2), tenis (1) dan wushu (2).










