TVRINews, Jakarta
PSSI mengungkapkan lebih dari 10 klub dari berbagai kasta kompetisi mengajukan perubahan nama dan identitas menjelang Kongres Biasa PSSI yang akan digelar pada 3 Agustus 2026.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengatakan selain membahas laporan pertanggungjawaban dan program kerja organisasi, kongres juga akan memproses sejumlah permohonan perubahan nama klub serta perpindahan kandang atau stadion.
"Iya, akan ada beberapa pergantian nama, penyampaian permohonan perubahan home atau stadion, termasuk juga perubahan nama. Kita sudah menerima dari beberapa, agak banyak, karena dari beberapa provinsi untuk Liga 3 juga ada perubahan-perubahan nama dari klub termasuk perubahan home-nya," kata Yunus kepada wartawan termasuk tvrinews.com yang dikutip Rabu, 29 Juli 2026.
Menurut Yunus, jumlah klub yang mengajukan perubahan identitas mencapai lebih dari 10 klub. Mayoritas berasal dari Liga 3 dan Liga 4, meski terdapat pula klub dari kompetisi yang lebih tinggi.
"Yang kita terima lumayan di atas 10 kayaknya ini, tapi termasuk Liga 3 juga ada, pada Liga 4," ujar Yunus.
Salah satu isu yang mencuat adalah kabar perubahan identitas Malut United. Namun, Yunus menegaskan PSSI belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut karena masih menunggu dokumen resmi dari klub tersebut.
"Belum, kita belum sampai ke komunikasi dengan Maluku Utara United. Dan kita masih menunggu surat yang lengkapnya dari mereka untuk permohonan perubahan nama," ucap Yunus.
Kongres Biasa PSSI sendiri dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus 2026. Selain membahas laporan pertanggungjawaban selama satu tahun terakhir, forum tersebut juga akan menetapkan program kerja PSSI musim 2026/27 dengan fokus utama pada pengembangan Timnas Indonesia.









