TVRINews, Jakarta
Kemenangan 3-0 Timnas Indonesia atas Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat, 5 Juni 20226, tak hanya ditentukan oleh ketajaman lini depan.
Di balik kemenangan tersebut, ada peran penting Emil Audero yang tampil sigap di bawah mistar gawang, termasuk saat menggagalkan penalti Oman pada penghujung babak pertama.
Indonesia sudah unggul 2-0 lewat gol Justin Hubner dan Ole Romeny ketika Oman mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-38. Wasit menunjuk titik putih setelah Hubner dinilai melanggar Amjad Abdullah di dalam kotak penalti.
Namun, peluang emas itu gagal dimanfaatkan tim tamu. Emil Audero dengan cermat membaca arah tendangan Hatem Sultan dan melakukan penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Indonesia tetap aman hingga turun minum.
Bagi Audero, kemenangan ini menjadi bagian penting dari proses yang sedang dibangun Timnas Indonesia bersama pelatih John Herdman sejak pemusatan latihan pada Maret lalu.
“Pertama-tama, tentu selalu menyenangkan setelah meraih kemenangan. Hari ini penting bagi kami untuk melanjutkan apa yang sudah kami mulai sejak pemusatan latihan pada bulan Maret,” ujar Audero kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Jumat, 5 Juni 2026.
Menurut kiper berdarah Indonesia-Italia tersebut, kemenangan memang harus dirayakan, tetapi tim tidak boleh larut dalam euforia.
“Setelah musim yang panjang, saya semakin belajar bahwa kemenangan memang harus dirayakan karena itu penting. Tetapi setelah itu, kami harus kembali berlatih dengan suasana hati dan sikap yang tepat. Dalam sepak bola, apa yang sudah dilakukan memang berarti, tetapi tidak terlalu banyak. Pertandingan yang paling penting selalu pertandingan berikutnya,” kata Audero.
Audero juga mengingatkan bahwa target besar Timnas Indonesia bukan hanya kemenangan di laga persahabatan, melainkan membangun fondasi menuju kualifikasi Piala Dunia dalam empat tahun mendatang.
“Kami harus terus meningkatkan standar. Kami ada di sini untuk itu. Target kami tentu adalah lolos ke Piala Dunia dalam empat tahun ke depan. Untuk sampai ke sana, kami harus melewati proses-proses seperti ini,” ucap Audero.
Sementara itu, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengakui penyelamatan penalti Audero menjadi salah satu momen kunci yang menjaga momentum Indonesia.
“Ketika seorang kiper melakukan penyelamatan saat skor masih 2-0, itu sangat penting. Gol berikutnya bisa mengubah momentum pertandingan dengan sangat cepat,” tutur Herdman.
Menurut pelatih asal Inggris tersebut, Audero telah berulang kali menunjukkan kualitasnya ketika tim membutuhkan.
“Dia ada untuk membantu rekan-rekannya. Kami selalu mengandalkan kiper untuk melakukan itu dan para pemain bisa mempercayainya. Mereka bisa mempercayai Emil. Dia juga melakukan penyelamatan besar saat melawan Bulgaria. Dia mungkin tidak terlalu sibuk seperti kiper lain, tetapi ketika dibutuhkan dia selalu memberikan kontribusi,” ujar Herdman.
Audero sendiri menegaskan menjaga fokus selama 90 menit merupakan tantangan terbesar seorang penjaga gawang.
“Itulah sisi baik dan buruk menjadi seorang kiper. Menjaga fokus adalah hal yang paling sulit dalam posisi ini,” ucap Audero.
Ia juga menyoroti kerja sama lini pertahanan Indonesia yang menurutnya sangat membantu dalam mengamankan gawang dari ancaman Oman.
“Sebagai lini pertahanan, kami melakukan pekerjaan yang bagus. Kalau melihat situasi penalti tadi, setelah saya menepis bola, Arhan langsung datang untuk menghalau bola keluar. Itu menunjukkan dia tetap fokus. Kami melakukan pekerjaan yang baik sebagai satu unit,” kata Audero.
Menurutnya, tugas seorang penjaga gawang bukan hanya melakukan penyelamatan, tetapi juga menjaga tingkat konsentrasi para pemain bertahan di sekitarnya.
“Saya bisa membantu mereka, tetapi mereka juga membantu saya berkali-kali. Itu sangat penting dalam posisi kami. Memiliki rekan-rekan yang hebat di sekitar sangat membantu,” ucap Audero.










