TVRINews, Jakarta
Tunggal Putra Indonesia Jonatan Christie memastikan langkah ke babak semifinal Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan wakil Jepang, Yushi Tanaka, dengan skor 21-19, 24-22 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.
Kemenangan tersebut terasa istimewa bagi Jonatan. Selain mengantarkannya kembali ke semifinal turnamen level Super 1000 di hadapan publik sendiri, momen itu juga membangkitkan kenangan lama saat pertama kali merasakan atmosfer Istora yang penuh dukungan.
“Puji Tuhan bisa melalui pertandingan hari ini dengan baik tanpa cedera. Saya sangat bersyukur bisa kembali bermain di semifinal Indonesia Open. Ini semifinal kedua saya setelah yang terakhir waktu Indonesia Open digelar di Bali saat masa COVID,” ujar Jonatan kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Jumat, 5 Juni 2026.
“Melihat atmosfer Istora seperti ini, saya seperti flashback lagi ke masa pertama kali bermain di sini. Saya rasa Badminton Lovers dan pecinta bulu tangkis Indonesia mulai kembali bergairah mendukung atlet-atlet Indonesia,” ucap Jonatan menambahkan.
Meski menang dua gim langsung, Jonatan mengakui pertandingan tidak berjalan mudah. Ia harus melakukan penyesuaian terhadap kondisi lapangan yang menurutnya mengalami sedikit perubahan dibanding hari-hari sebelumnya.
“Tadi ada sedikit perubahan kondisi lapangan karena arah angin yang berbeda, mungkin karena adanya panggung atau penyesuaian arena. Jadi saya harus melakukan adjustment lagi, baik di gim pertama maupun kedua. Yushi juga bermain sangat baik,” kata Jonatan.
Pada poin-poin kritis, terutama menjelang akhir gim kedua, Jonatan sempat mendapat tekanan dari permainan solid Tanaka yang tampil disiplin dalam bertahan maupun menyerang.
“Sejujurnya tadi saya sedikit kurang tenang di akhir. Saya berusaha fokus satu poin demi satu poin. Tapi memang Yushi bermain sangat baik, defense-nya bagus dan serangannya juga efektif. Bersyukur saya bisa melewati situasi itu,” tutur Jonatan.
Atmosfer Istora yang bergemuruh sepanjang pertandingan juga memberikan tantangan tersendiri. Dukungan luar biasa dari suporter Indonesia justru sempat membuat Jonatan ingin segera menuntaskan pertandingan saat sudah berada di ambang kemenangan.
“Ada plus-minusnya. Saat unggul 20-18, mungkin saya sempat ingin cepat-cepat menyelesaikan pertandingan karena atmosfernya luar biasa. Tapi saya coba mengingatkan diri sendiri untuk tetap fokus pada satu poin berikutnya,” tutur pemain yang akrab disapa Jojo itu.
Usai memastikan tiket semifinal, Jonatan memilih untuk memprioritaskan pemulihan kondisi sebelum mulai mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya.
“Fokus hari ini recovery dulu karena pertandingan cukup menguras tenaga. Setelah itu baru berdiskusi dengan tim untuk persiapan besok,” katanya.
Di babak semifinal, Jonatan akan menghadapi wakil Tailan Panitchaphon Teeraratsakul.
Keberhasilan Jonatan membuat Indonesia kini memiliki empat wakil di babak semifinal Indonesia Open 2026.
Sebelumnya, sektor ganda putra sudah memastikan satu tempat di final setelah dua pasangan Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, sama-sama lolos ke semifinal dan akan saling berhadapan.
Sementara itu, sektor ganda putri juga masih memiliki harapan melalui Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang akan menantang unggulan pertama asal Tiongkok, Liu Shengsu/Tan Ning, untuk memperebutkan tiket final.










