TVRINews – los Angeles
Oklahoma City Thunder mengandaskan perlawanan Los Angeles Lakers 4-0 untuk mengamankan tiket Final Wilayah Barat.
Sang juara bertahan, Oklahoma City Thunder, menjaga catatan tidak terkalahkan di babak playoff musim ini setelah menaklukkan tuan rumah Los Angeles Lakers 115-110 pada Senin 11 Mei 2026 malam waktu setempat.
Kemenangan ini memastikan Thunder memenangi seri dengan skor telak 4-0 dan melaju ke Final Wilayah Barat.
Shai Gilgeous-Alexander kembali tampil dominan dengan mengemas 35 poin, menjadi motor serangan utama yang mematikan ambisi Lakers untuk memperpanjang napas di hadapan pendukungnya sendiri.
Hasil ini sekaligus menandai akhir musim yang penuh spekulasi bagi megabintang Lakers, LeBron James.
Dominasi Sang Juara Bertahan
Tim asuhan Mark Daigneault ini mencatatkan efisiensi tembakan sebesar 51,9%, sedikit mengungguli Lakers yang mencatat 50,7%. Selain Gilgeous-Alexander, kontribusi signifikan datang dari Ajay Mitchell yang membukukan 28 poin, disusul Chet Holmgren dengan 16 poin dan sembilan rebound.
Kemenangan ini memperpanjang rekor sempurna Thunder di fase gugur menjadi 8-0. Kini, mereka menunggu pemenang antara Minnesota Timberwolves atau San Antonio Spurs untuk memperebutkan takhta Wilayah Barat.
Ketidakpastian Masa Depan LeBron James

(LeBron James, yang mengemas 24 poin pada Game 4 (Foto: Adam Pantozzi/ AFP))
Di usianya yang ke-41, LeBron James tetap menunjukkan performa kompetitif dengan sumbangan 24 poin dan 12 rebound. Namun, kekalahan ini membawa James ke status unrestricted free agent setelah menyelesaikan musim ke-23 yang bersejarah di NBA.
Lakers, yang tampil tanpa Luka Doncic akibat cedera hamstring sejak April lalu, sempat memberikan perlawanan sengit di kuarter ketiga. Austin Reaves memimpin perolehan angka Lakers dengan 27 poin, dibantu Rui Hachimura dengan 25 poin.
Meski sempat membalikkan keadaan menjadi 84-80 menuju kuarter penentu, Lakers gagal meredam ketenangan Thunder di detik-detik krusial
Momentum kunci terjadi saat Holmgren melakukan dunk krusial di 32,8 detik terakhir, diikuti kegagalan tembakan tiga angka Austin Reaves yang seharusnya bisa menyamakan kedudukan.
Cavaliers Imbangi Pistons Lewat Rekor Mitchell
Sementara itu di Wilayah Timur, Donovan Mitchell mencatatkan sejarah baru saat membawa Cleveland Cavaliers menyamakan kedudukan seri 2-2 melawan Detroit Pistons.
Mitchell mencetak 39 poin hanya di babak kedua menyamai rekor poin terbanyak dalam satu babak di sejarah playoff NBA untuk membawa timnya menang 112-103.

(Donovan Mitchell (kanan) mencetak 43 poin, pada Game 4 saat melawan Detroit Pistons (Foto:Jason Miller/ AFP))
“Saya meminta maaf kepada rekan-rekan setim saat turun minum,” ujar Mitchell dalam sesi wawancara pascapertandingan dengan NBC.
“Saya gagal menetapkan ritme serangan di awal laga, jadi saya katakan kepada mereka, 'Ini tanggung jawab saya.' Saya mencoba membuktikannya di babak kedua.”
Pelatih Cavaliers, Kenny Atkinson, memuji performa luar biasa bintangnya tersebut. “Donovan tampil luar biasa. Saat dia mulai menemukan ruang terbuka di lapangan, saat itulah dia berada pada performa terbaiknya,” tutur Atkinson.
Game 5 dijadwalkan akan berlangsung di Detroit pada hari Rabu mendatang untuk menentukan siapa yang akan memimpin keunggulan di semifinal Wilayah Timur ini.










