TVRINews – Jepang
Prestasi membanggakan dicetak pendayung nasional di kancah internasional usai bersaing ketat dengan wakil Hong Kong.
Koleksi medali kontingen Indonesia di ajang internasional kembali bertambah melalui aksi gemilang dari cabang olahraga dayung. Pasangan pendayung nasional, Rafiq Wijdan Yasir dan Ali Mardiansyah, sukses mengamankan medali perak dari nomor lightweight men's double sculls yang dipertaruhkan di arena bergengsi Nagaragawa International Regatta Course.
Tampil di bawah tekanan ketat persaingan Asia, duet Merah Putih ini menunjukkan kapasitas teknik dan daya juang yang tinggi di atas lintasan air. Berdasarkan lembar catatan resmi pertandingan, pasangan Indonesia tersebut membukukan waktu impresif 6 menit 45,62 detik.
Mereka hanya terpaut selisih tipis 0,99 detik di belakang wakil Hong Kong, Lam San Tung dan Chan Tik Lun, yang keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 6 menit 44,63 detik untuk meraih medali emas.
Keberhasilan ini sekaligus mengonfirmasi konsistensi peningkatan prestasi atlet Indonesia di panggung multi-event tingkat benua. Jalur persaingan di nomor ini terbilang sangat ketat sejak meter pertama perlombaan dimulai.
Pasangan tuan rumah Jepang, Hayato Kofane dan Masato Kobayashi, melengkapi persaingan ketat di papan atas dengan menempati posisi ketiga lewat catatan waktu 6 menit 47,23 detik atau terpaut selisih 2,60 detik.
Capaian podium kedua ini menjadi momentum penting bagi pembinaan cabang olahraga dayung nasional ke depan. Semangat kompetitif yang ditunjukkan oleh Rafiq dan Ali di kancah internasional membuktikan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing secara kompetitif dengan kekuatan utama dayung di kawasan Asia.










