TVRINews, Jakarta
Kapten Persija Jakarta Rizky Ridho kembali melontarkan kritik terhadap kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS). Ia menilai permukaan lapangan yang bergelombang menyulitkan pemain mengembangkan permainan, bahkan membuat mental para pemain terkuras.
Kritik tersebut disampaikan Ridho setelah Persija meraih kemenangan atas Persebaya dengan skor tipis 1-0. Meski bersyukur timnya mampu mengamankan tiga poin, ia mengaku kecewa karena kondisi lapangan belum menunjukkan perbaikan yang diharapkan.
"Kita beruntung menang lagi di lapangan yang sangat-sangat 'bagus'. Saya tidak tahu apa yang direnovasi. Sekali lagi saya capek juga mentalnya, bukannya capek bertanding," ujar Ridho, Minggu, 8 November 2026.
Menurutnya, para pemain sebenarnya sudah mengeluhkan kondisi lapangan sebelum pertandingan. Permukaan rumput yang tidak rata membuat aliran bola sulit dikendalikan, terutama ketika Persija mencoba memainkan kombinasi operan pendek.
Ridho kemudian menyinggung karakter permainan yang diinginkan pelatih Shin Tae-yong, yakni mengandalkan operan cepat dengan satu hingga dua sentuhan (one-two touch). Menurutnya, kondisi lapangan saat ini tidak mendukung penerapan pola tersebut.
"Teman-teman media tahu karakter Coach Shin yang menyukai operan satu-dua sentuhan. Di lapangan bergelombang seperti ini, aliran bola operan satu-dua sentuhan justru melenceng ke mana-mana. Susah sekali," kata Ridho.
Ridho juga mempertanyakan hasil perbaikan yang sebelumnya dijanjikan pengelola stadion. Ia mengaku tidak melihat perubahan signifikan meskipun Persija sempat memiliki jeda pertandingan sebelum kembali bermain di JIS.
"Saya sampai bingung mau diapakan lagi lapangan ini, mungkin harus berbicara bahasa Korea kepada pengelolanya," ucap Ridho.
Ia menilai kondisi lapangan yang buruk bukan hanya menyulitkan Persija, tetapi juga tim lawan. Namun, sebagai tuan rumah, Persija tetap dituntut untuk meraih kemenangan dan menampilkan permainan terbaik di hadapan pendukungnya.
"Beruntung pada akhirnya Ivan Mamut bisa mencetak gol. Kalau tidak, ya kita lagi yang dihujat, kan? Padahal sebagai bentuk respek, kondisi seperti ini lawan pun pasti akan kesusahan menghadapi kita. Kita kesusahan, lawan kesusahan, tetapi kita harus menang di kandang," tutur Ridho.
Ridho pun meminta pengelola JIS segera melakukan pembenahan agar kualitas lapangan lebih layak untuk pertandingan sepak bola.
"Intinya, kami memohon agar kondisi lapangan segera diperbaiki supaya kami bisa menampilkan performa terbaik," kata Ridho.










