TVRINews, Tangerang
Pelatih Persikad Women Derys Herdiansyah mengungkap strategi di balik kemenangan dramatis timnya atas FC Bekasi City Women pada pekan keempat Indonesia Women's League (IWL) 2026/27.
Persikad berhasil membalikkan keadaan dan menang 2-1 setelah tertinggal lebih dahulu. Menurut Derys, perubahan formasi menjadi 3-5-2 pada 15 menit terakhir pertandingan menjadi salah satu keputusan penting yang membantu timnya mengamankan tiga poin.
Bertanding di Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu, 7 November 2026, Persikad tertinggal 0-1 melalui gol Marin Kai pada menit ke-32. Mereka baru mampu menyamakan kedudukan lewat Daeng Rosma pada menit ke-81.
Dua menit berselang, Grace Paradis mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan umpan Isabelle Nottet. Persikad pun memastikan kemenangan 2-1 sekaligus melakukan comeback pada penghujung laga.
Derys menjelaskan, perubahan strategi dilakukan setelah melihat FC Bekasi City Women mengubah formasi menjadi 4-5-1 untuk mempertahankan keunggulan.
Situasi tersebut dimanfaatkan Derys dengan menambah kekuatan di lini tengah melalui skema 3-5-2. Formasi itu membuat Persikad memiliki lebih banyak opsi untuk menyerang dan menekan pertahanan lawan.
"Saya juga agak berterima kasih sama Bekasi karena dengan mereka unggul, mereka mengubah formasi, saya juga harus mengubah formasi. Terakhir, dengan 15 menit terakhir, saya ubah dengan 3-5-2. Alhamdulillah berhasil," kata Derys kepada wartawan termasuk tvrinews.com, seusai pertandingan, Sabtu, 7 November 2026.
Ia menambahkan keputusan taktik tersebut tidak diambil sendirian. Derys turut berkoordinasi dengan staf pelatih dan memanfaatkan analisis pertandingan untuk menentukan perubahan strategi.
"Setiap ada perubahan, pasti saya akan diskusi dengan staf pelatih, asisten, semua juga dari analis di atas," ujar Derys.
Selain perubahan formasi, Derys juga menginstruksikan para pemain untuk meningkatkan tekanan sejak lini depan pada babak kedua.
Menurutnya, Persikad sebelumnya mencoba bermain dengan pendekatan deep counter attack. Namun, strategi tersebut tidak berjalan sesuai harapan sehingga ia meminta para pemain lebih berani melakukan pressing.
"Saya instruksikan kepada anak-anak untuk pressing di depan. Saya memasukkan beberapa pemain yang bisa melakukan pressing, jadinya pressing depan saya berhasil," ucap Derys.
Derys juga menjelaskan pola serangan Persikad yang terlihat melalui perpindahan bola dari satu sisi sayap ke sisi lainnya. Ia menyebut strategi tersebut lebih tepat disebut sebagai pola serangan dari winger ke winger.
Tujuannya adalah menarik pemain lawan ke satu sisi lapangan, kemudian memanfaatkan ruang kosong di sisi lainnya.
"Sebenarnya bukan switch play juga, menurut saya winger to winger. Target saya winger to winger karena saya ingin membuka kelebihan kita tadi. Kita punya kemampuan pemain itu, menarik lawan, menjebak lawan di sini, tapi kita memanfaatkan tempat yang kosong," tutur Derys.
Kemenangan ini membawa Persikad Women mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan naik ke peringkat kedua klasemen sementara IWL 2026/27. Mereka membuntuti Dewa United FC Women yang berada di puncak dengan 12 poin.










