TVRINews, Jakarta
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menilai Kevin Diks dan Dony Tri Pamungkas mampu beradaptasi dengan baik saat dimainkan di posisi berbeda dalam kemenangan 3-0 atas Oman pada laga FIFA Matchday.
Menjelang pertandingan melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026, Herdman menjelaskan fleksibilitas pemain menjadi salah satu aspek penting dalam membangun skuad yang kompetitif.
Menurutnya, Diks merupakan salah satu pemain paling serbaguna yang dimiliki Timnas Indonesia saat ini karena mampu bermain di berbagai posisi di lini pertahanan.
"Kevin adalah salah satu pemain hybrid yang bisa bermain sebagai bek tengah kiri, bek tengah kanan, bek kanan, maupun bek sayap kanan. Saat ini dia bermain di posisi yang kami rasa perlu diisi karena kami membutuhkan kualitas dan kedalaman skuad," kata Herdman kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Senin, 8 Juni 2026.
Ia menilai Indonesia memiliki banyak pemain bertahan berkualitas sehingga penting bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan bermain di beberapa posisi sekaligus.
Herdman bahkan meyakini Diks berpotensi menjadi salah satu bek sayap terbaik di Asia meski di level klub tidak selalu menempati posisi tersebut.
"Mungkin dia tidak bermain sebagai bek sayap di Bundesliga, tetapi di level AFC dia bisa menjadi salah satu bek sayap terbaik. Itu realistis baginya," ujar Herdman
Pelatih asal Inggris itu juga mengungkapkan Diks mencatat statistik serangan terbaik di skuad Garuda dalam sejumlah aspek permainan saat menghadapi Oman.
"Kami sangat senang dengan apa yang dibawa Kevin Diks di setiap pertandingan. Ada profesionalisme, kualitas, dan kemampuan untuk beradaptasi di tengah pertandingan maupun antar pertandingan pada berbagai posisi," tutur Herdman.
Selain Kevin, Herdman juga memberikan apresiasi kepada Dony Tri Pamungkas yang dinilai terus berkembang setiap kali mendapat kesempatan bermain bersama tim nasional senior.
Menurut Herdman, pemain muda Persija Jakarta itu menunjukkan keberanian dan mentalitas positif saat diturunkan, baik di sisi kiri maupun kanan lapangan.
"Dony sedang tumbuh. Dia pemain muda yang sedang berkembang ke dalam seragam internasionalnya. Setiap kali mendapat kesempatan, dia masuk ke pertandingan dengan mentalitas untuk menciptakan sesuatu," ujar Herdman.
Ia menambahkan Dony memiliki karakteristik yang sesuai dengan profil pemain yang dibutuhkan dalam sistem permainan Timnas Indonesia.
Herdman mengaku terus mempelajari potensi Dony dan melihat kemampuannya bermain di dua sisi lapangan sebagai nilai tambah yang penting.
"Apakah itu sebagai bek sayap kiri atau bek sayap kanan, dia menunjukkan fleksibilitas untuk beroperasi di kedua sisi lapangan. Itu sangat menarik," kata Herdman.
Melihat perkembangan yang ditunjukkan pemain berusia 21 tahun tersebut, Herdman meyakini Dony berpeluang besar bersaing memperebutkan tempat utama di skuad Indonesia menuju putaran final Piala Asia.
"Dia pasti sedang tumbuh dalam peran internasionalnya dan saya pikir di masa depan dia akan bersaing untuk posisi starter di Piala Asia. Dia sudah mulai memberikan tekanan kepada para pemain senior dan itu sangat menarik untuk dilihat," tutur Herdman.










