
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Kuala Lumpur
Setelah lama absen, pasangan Ganda Putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan kembali beraksi membawa nama sang Merah-Putih.
Pasangan ini harus lama menepi, karena Yere mengalami cedera pada lutut kirinya saat berlaga di Indonesia Open 2022 lalu. Akibatnya, Yere harus absen selama enam bulan lamanya.
Baca Juga: Malaysia Open 2023, Variasi Taktik Jadi Kunci Kemenangan Apri/Fadia
Pram/Yere kembali berpasangan di turnamen bulutangkis Malaysia Open 2023. Berlaga pada turnamen BWF World Tour Super 1000 di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Kumpur, Selasa, 10 Januari 2023 sore, Pram/Yere sukses menekuk Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol asal Korea Selatan dengan skor akhir 21-12, 21-17.
Menyikapi hasil ini, Yere merasa senang sekali bisa turun bertanding lagi setelah sembuh dari cedera. Tanpa memandang menang-kalah, Yere benar-benar bisa menikmati pertandingan setelah merindu begitu lama.
Menurut Yere, selama bertanding di babak pertama, dirinya seolah tidak ingat lagi kalau lutut kirinya sempat mengalami cedera. Ini karena Yere hanya berkonsentrasi dan fokus untuk melakoni pertandingan.
"Karena saya fokus dan konsentrasi ke pertandingan, saya sampai lupa kalau lutut saya pernah cedera dan harus menepi lama. Saya tadi benar-benar menikmati permainan dan melupakan soal cedera," kata Yere, Selasa, 10 Januari 2023.
"Benar, rasanya tidak banyak perubahan dari sisi permainan Yere, meski sekitar enam bulan dia harus absen. Kalau ada yang kurang hanya belum bisa secepat seperti saat belum cedera saja. Tetapi secara umum, performanya masih seperti dahulu. Saya pun lebih enak dan tidak perlu sampai bekerja keras meng-cover Yere," ujar Pram menambahkan.
Baca Juga: Malaysia Open 2023, Ana/Tiwi, Jojo, dan Ginting Melangkah ke Babak Selanjutnya
Soal kecepatan yang sedikit berkurang dan belum bisa pulih seperti dulu, diakui oleh Yere.
"Saya rasa kalau ada yang kurang dan belum balik, hanya soal kecepatan. Kalau dari pola permainan dan chemistry dengan Pram, tidak berubah," tutur Yere.
Editor: Redaktur TVRINews
