TVRINews, Jakarta
PSSI memasang target tinggi untuk Timnas Indonesia di Piala ASEAN (AFF) 2026. Setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia, federasi ingin menjadikan turnamen Asia Tenggara tersebut sebagai momentum untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap skuad Garuda.
Kepala Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji mengakui antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap Timnas Indonesia mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Sehingga, PSSI bertekad membangun kembali hubungan dengan para suporter melalui prestasi di lapangan.
"Jujur saja, kami semua di PSSI sangat merindukan itu. Setelah kita tidak lolos ke Piala Dunia, kepercayaan publik terhadap timnas menurun. Realnya seperti itu," kata Sumardji kepada wartawan termasuk tvrinews.com di Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.
Menurutnya, PSSI ingin membuktikan bahwa para pemain yang saat ini menghuni Timnas Indonesia layak mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat.
"Kami ingin membuktikan bahwa anak-anak kita ini memang layak untuk bisa diapresiasi dan layak mendapatkan tempat kembali seperti dulu lagi," ujar Sumardji.
Sumardji berharap Timnas Indonesia kembali memiliki kedekatan yang kuat dengan para pendukungnya, baik saat bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno maupun ketika bermain di berbagai daerah.
"Kami merindukan punya fans yang betul-betul mengelu-elukan, punya fans yang ketika pertandingan di GBK mereka datang, di luar juga disempatkan datang. Kami merindukan seperti itu," ucap Sumardji.
Untuk mewujudkan target tersebut, PSSI menyiapkan program persiapan yang lebih panjang dibanding biasanya.
Setelah menggelar pemusatan latihan tahap awal pada akhir Mei, Timnas Indonesia akan kembali berkumpul dalam training camp lanjutan di Bali pada awal Juli.
Sumardji mengatakan jeda kompetisi domestik menjadi kesempatan yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh tim pelatih untuk mempersiapkan skuad menuju turnamen.
"Jeda waktu kita cukup panjang karena liga mulai September, sementara AFF berlangsung Juli sampai Agustus. Jeda waktu yang cukup panjang dan anak-anak tidak ada kegiatan inilah yang kita manfaatkan untuk betul-betul mempersiapkan ini dengan sebaik-baiknya," tutur Sumardji.
Pemusatan latihan di Bali direncanakan berlangsung selama 20 hari dan menjadi fase penting dalam pembentukan skuad final Timnas Indonesia.
Sumardji menegaskan target yang dipasang PSSI pada Piala ASEAN 2026 bukan sekadar tampil kompetitif, melainkan membawa pulang trofi juara yang selama ini belum berhasil diraih oleh tim senior Indonesia.
"Ingat ya, target kita tidak main-main. Kita ingin meraih juara AFF ini di level senior. Kami merindukan itu," ujar Sumardji.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.










