TVRINews – Liverpool, Inggirs
Gara-gara aksi tidak disiplin Yarmolyuk, Brentford gagal amankan poin penuh.
Keberuntungan lini serang Liverpool akhirnya berbalik di momen krusial. Anak asuh Andoni Iraola sukses mengamankan kemenangan comeback dramatis atas Brentford pada Sabtu malam 17 Oktober 2026 ,setelah memanfaatkan keunggulan jumlah pemain akibat pelanggaran fatal tim lawan pada babak pertama.
Brentford, yang sempat unggul terlebih dahulu lewat sundulan Keane Lewis-Potter memanfaat umpan Igor Thiago dimenit ke 44, terpaksa bermain dengan 10 pemain jelang turun minum.
Gelandang Brentford, Yehor Yarmolyuk, dijatuhi kartu merah langsung setelah tertangkap kamera VAR melakukan tandukan ke arah bek Liverpool, Jérémy Jacquet. Situasi Brentford kian memburuk di penghujung laga setelah Vitaly Janelt turut diusir keluar lapangan akibat kartu kuning kedua.
Ketiadaan satu pemain di lini tengah Brentford mampu dimaksimalkan dengan baik oleh jajaran pemain bintang bernilai tinggi milik Liverpool pada babak kedua.
Titik balik skuat The Reds berawal dari visi Florian Wirtz. Pemain yang diboyong dari Bayer Leverkusen tersebut melepaskan umpan terobosan terukur kepada Victor Muñoz, yang kemudian melepaskan tembakan mendatar ke sudut gawang tanpa mampu dihalau Caoimhín Kelleher pada menit ke-62 untuk menyamakan angka 1-1.
Liverpool akhirnya memastikan poin penuh pada menit ke-70. Berawal dari umpan silang Alexis Mac Allister yang disundul oleh Bradley Barcola, Alexander Isak menyambar bola dari jarak dekat untuk membalikkan kedudukan menjadi 2-1 sekaligus membawa Liverpool melesat ke peringkat kelima klasemen.
Usai pertandingan, manajer Liverpool, Andoni Iraola, memberikan apresiasi atas kontribusi para pemain serangnya dalam membongkar pertahanan lawan yang menumpuk.
"Pertandingan yang ketat hari ini," ujar Iraola seperti dikutip dari ulasan laga pers Inggris. "Bradley dan Flo (Wirtz) memberikan pengaruh yang sangat besar. Memiliki pemain seperti mereka saat menghadapi 10 orang adalah sebuah keuntungan luar biasa."
Di sisi lain, manajer Brentford, Keith Andrews, mengakui bahwa tindakan tidak disiplin dari Yarmolyuk menjadi penyebab utama timnya kehilangan kendali permainan, meski ia sempat menyoroti beberapa keputusan wasit John Brooks.
"Kami sempat mengendalikan laga," kata Andrews mengenai jalannya babak pertama. Terkait insiden kartu merah Yarmolyuk, ia menambahkan, "Liverpool bermain cerdik dalam situasi tersebut, namun Yehor tentu akan belajar banyak dari kesalahan ini."
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Liverpool untuk menjaga konsistensi di papan atas, sementara Brentford harus merelakan rekor tak terkalahkan mereka terhenti akibat kelalaian disiplin di lapangan.










