TVRINews, Jakarta
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menjadikan FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai bagian dari proses membangun mental juara Skuad Garuda sebelum menghadapi Piala Asia 2027.
Menurutnya, pertandingan di turnamen ini memberikan kesempatan kepada para pemain untuk merasakan tekanan dan tuntutan pertandingan kompetitif yang akan kembali mereka hadapi di level Asia.
"Kami harus kompetitif dan membangun mental untuk menang. Pertandingan-pertandingan ini memberi kami kesempatan untuk menang di bawah tekanan, yang merupakan hal yang akan kami hadapi di AFC," ujar Herdman, Senin, 28 September 2026.
Timnas Indonesia sebelumnya mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura pada laga Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, 25 September 2026.
Dua gol Indonesia dicetak Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13 dan Ole Romeny pada menit ke-73. Hasil tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan tiga poin, di bawah Malaysia yang memiliki selisih gol lebih baik setelah menang 3-0 atas Bangladesh.
Herdman menilai proses perkembangan Timnas Indonesia masih terus berlangsung. Ia menyebut skuad saat ini belum sepenuhnya berada dalam komposisi terbaik karena masih ada sejumlah pemain yang belum bergabung.
"Kami selalu berkembang. Setiap pemusatan latihan kami berkumpul, kami menjadi lebih baik. Sebagai pelatih, saya baru bekerja dengan Dean James selama satu pertandingan dan tiga sesi latihan. Untuk Gijsbers, saya sudah menjalani tiga sesi latihan dan dua pertandingan," kata Herdman.
"Kami masih dalam proses berkelanjutan. Kami bahkan belum melihat tim Indonesia terbaik berada di lapangan. Kami masih belum memiliki Miliano Jonathans, masih belum memiliki Marselino, dan masih ada beberapa pemain yang menurut saya bisa bergabung dengan tim ini sebelum AFC," ucap Herdman melanjutkan.
Sehingga, Herdman kembali meminta suporter memberikan dukungan kepada tim selama proses tersebut berjalan. Menurutnya, dukungan dari publik justru dapat membantu pemain tampil lebih baik ketika menghadapi tekanan pertandingan.
"Saya selalu meminta suporter untuk tenang. Itu penting. Tim ini tampil paling baik ketika Anda berada di belakang kami. Ketika Anda mendukung kami, kami berada dalam kondisi terbaik," tutur Herdman.
Juru taktik asal Inggris itu menilai tekanan dalam pertandingan justru menjadi bagian yang harus dinikmati para pemain sebagai atlet profesional.
"Kami adalah atlet elite. Kami menginginkan itu. Jadi, bagi kami, tekanan adalah sebuah kehormatan dan kami akan menghadapi kesempatan besar ini bersama-sama," kata Herdman.
Menurutnya, FIFA ASEAN Cup juga menjadi kesempatan untuk membentuk mental pemain melalui pertandingan dengan tekanan tinggi. Ia menyebut laga melawan Malaysia menjadi salah satu ujian penting dalam proses tersebut.
"Pertandingan melawan Mozambique, Oman, pertandingan persahabatan, semuanya memiliki tekanan dan taruhan yang tinggi. Jadi, kami ditempa dalam situasi seperti ini, dan besok akan menjadi salah satunya," tutur Herdman.
Timnas Indonesia selanjutnya menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A di SUGBK, Senin, 28 September 2026. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Skuad Garuda untuk melanjutkan proses membangun mental kompetitif sekaligus menjaga peluang melangkah ke babak berikutnya.










