TVRINews, Bogor
Dewa United Banten harus kehilangan Arki Dikania Wisnu untuk waktu yang cukup panjang setelah sang pemain menjalani operasi untuk menangani Haglund deformity atau kelainan bentuk tulang tumit.
Arki diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan selama enam hingga delapan bulan sebelum bisa kembali bermain basket.
Arki terlihat hadir di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, dengan menggunakan tongkat penyangga dan sepatu bot walker di kaki kirinya. Kondisi tersebut menjadi gambaran proses pemulihan yang harus dijalani pemain berusia 38 tahun itu.
Arki menjalani prosedur pembedahan untuk mengangkat tonjolan tulang pada bagian belakang kalkaneus atau tulang tumit akibat Haglund deformity.
Kondisi yang juga dikenal sebagai pump bump ini merupakan pembesaran tulang di bagian belakang tumit yang dapat menimbulkan rasa sakit dan peradangan.
Pada pemain basket, aktivitas melompat berulang kali, akselerasi mendadak, serta gesekan sepatu dengan bagian belakang tumit dapat memperburuk keluhan. Kondisi tersebut berpotensi memicu peradangan bursa di sekitar tumit atau retrocalcaneal bursitis, serta gangguan pada tendon Achilles.
Kasus serupa pernah dialami mantan pemain NBA, John Wall. Pada akhir 2018, saat masih memperkuat Washington Wizards, Wall memilih menjalani operasi untuk menangani masalah tonjolan tulang di tumit kirinya.
Pemulihan setelah operasi Haglund deformity dapat berlangsung selama beberapa bulan. Bagi atlet basket profesional, proses kembali ke pertandingan membutuhkan pemulihan yang memadai, termasuk pemulihan fungsi kaki dan kemampuan menjalani aktivitas dengan intensitas tinggi.
Dengan perkiraan pemulihan enam hingga delapan bulan sejak Oktober 2026, Arki berpotensi kembali bermain paling cepat sekitar April 2027.
Namun, waktu tersebut tetap bergantung pada perkembangan pemulihan dan evaluasi medis. Jika prosesnya berlangsung lebih lama, ia berpotensi baru kembali ketika Dewa United menjalani babak playoff, bergantung pada jadwal kompetisi dan kondisi tim.
Absennya Arki menjadi kehilangan bagi Dewa United, mengingat pengalaman panjang yang dimilikinya di kompetisi basket profesional Indonesia.
Pemain kelahiran 1988 tersebut telah menjalani 15 musim di liga profesional Indonesia. Ia menghabiskan 13 tahun bersama Satria Muda sebelum bergabung dengan Dewa United pada musim 2025.
Jika dapat kembali bermain pada musim 2027, Arki berpeluang melanjutkan kariernya ke musim ke-16 di kompetisi profesional Indonesia. Proses pemulihan dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi faktor penting bagi peluangnya kembali memperkuat Dewa United.










