TVRINews, Tangerang
Pelatih Garudayaksa Women FC Yopie Riwoe mengakui timnya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain saat menghadapi Persikad Women pada pekan ketiga Indonesia Women's League (IWL) 2026/27.
Garudayaksa harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu, 1 November 2026. Padahal, mereka sempat unggul jumlah pemain setelah bek Persikad, Gamze Bilmez, mendapat kartu merah pada menit ke-50.
Menurut Yopie, Persikad justru menunjukkan semangat juang lebih tinggi setelah bermain dengan 10 pemain. Sebaliknya, para pemain Garudayaksa dinilai tidak mampu memaksimalkan situasi tersebut.
“Walaupun kita unggul jumlah pemain, mungkin fighting spirit dari pemain-pemain Persikad lebih tinggi daripada pemain-pemain kita. Kadang-kadang kalau kita sudah merasa lebih, mungkin jadi santai atau bagaimana. Itu yang menjadi evaluasi kita nanti saat kembali latihan,” kata Yopie kepada wartawan termasuk tvrinews.com seusai pertandingan, Minggu, 1 November 2026.
Ia menyayangkan timnya tidak mampu berbuat banyak meski memiliki keunggulan satu pemain. Menurutnya, Garudayaksa juga belum maksimal memanfaatkan peluang untuk mengamankan kemenangan.
“Pertandingan hari ini cukup ketat. Pada babak awal kami unggul, tetapi setelah babak kedua, walaupun Persikad kekurangan pemain, kami belum maksimal mengambil kesempatan itu. Inilah hasil sepak bola. Tim tertekan dan hasilnya seperti ini. Kami harus bersyukur masih bisa mendapatkan satu poin,” ujar Yopie.
Dalam pertandingan tersebut, Garudayaksa lebih dulu membuka keunggulan melalui gol Valencia Cessa Antogia pada menit ke-16. Valencia mencetak gol lewat sepakan placing kaki kiri dari luar kotak penalti yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Persikad, Resti Rosalina.
Persikad kemudian harus bermain dengan 10 pemain setelah Gamze Bilmez mendapat kartu merah pada menit ke-50 karena melanggar Marsela Awi sebagai pemain terakhir di lini pertahanan.
Namun, Persikad justru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-60 melalui gol Grace Paradis. Gol tercipta setelah penjaga gawang Garudayaksa, Prihatini Rizki, gagal mengantisipasi bola dengan sempurna.
Yopie mengatakan hasil pertandingan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih dan pemain. Garudayaksa juga akan menyiapkan strategi berbeda untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Ini menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dan para pemain untuk menghadapi pertandingan berikut. Melawan tim lain, tentu kami akan mencoba membentuk game plan yang berbeda,” tutur Yopie.
Hasil imbang membuat Garudayaksa Women FC menempati peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi dua poin. Sementara itu, Persikad Women berada di posisi kedua dengan empat poin.









