TVRINews, Tangerang
Pelatih Persikad Women, Deris Herdiansyah, dan pelatih Garudayaksa Women FC, Yopi Riwoe, memberikan tanggapan terkait kepemimpinan wasit Nilam Soraya dalam pertandingan pekan ketiga Indonesia Women's League (IWL) 2026/27.
Kedua tim bermain imbang 1-1 di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu, 1 November 2026. Dalam pertandingan tersebut, terdapat sejumlah momen yang menjadi perhatian, termasuk kartu merah untuk pemain Persikad Women, Gamze Bilmez, pada menit ke-50.
Deris menilai kepemimpinan wasit masih perlu ditingkatkan. Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa wasit perempuan yang memimpin pertandingan membutuhkan dukungan dan evaluasi agar kualitas perwasitan semakin baik.
“Kita harus paham juga, wasit juga ingin memberikan yang terbaik. Apalagi wasit perempuan. Mungkin masih perlu diperbaiki lagi, terutama pemahaman terhadap rules of the game. Kita semua harus memahami aturan permainan. Jadi, perwasitan juga perlu diperbaiki,” ujar Deris kepada wartawan termasuk tvrinews.com seusai pertandingan, Minggu, 1 November 2026.
Dalam kesempatan berbeda, Pelatih Garudayaksa Women FC Yopie Riwoee menilai terdapat kemungkinan kesalahpahaman antara wasit utama dan hakim garis dalam beberapa kejadian di lapangan.
Namun, ia menganggap hal tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran dalam kompetisi yang masih berkembang. Menurutnya, pemain, pelatih, hingga perangkat pertandingan sama-sama perlu terus belajar dan meningkatkan kualitas.
“Mungkin ada sedikit kekeliruan antara hakim garis dan wasit utama, ada sedikit kesalahpahaman terkait kejadian yang terjadi. Tapi itu proses. Hari ini kita semua masih belajar, pelatih belajar, pemain belajar, mungkin wasit juga belajar,” kata Yopie.
Yopie menyerahkan penilaian terhadap kinerja wasit kepada pihak yang berwenang melakukan evaluasi. Ia juga mengaku tidak ingin terlalu jauh mengintervensi keputusan perangkat pertandingan agar situasi di lapangan tetap kondusif.
“Kami biarkan penilaian wasit dilakukan oleh pihak yang memang bertugas mengevaluasi mereka. Kami juga tidak mau terlalu jauh mengintervensi karena terkadang keributan justru datang dari bangku cadangan,” ucap Yopie.
Ia berharap seluruh pihak dapat memahami bahwa kompetisi masih berada dalam tahap pengembangan sehingga evaluasi perlu dilakukan bersama, termasuk terhadap perangkat pertandingan.
Dalam laga tersebut, Garudayaksa Women FC unggul lebih dahulu melalui gol Valencia Cessa Antogia pada menit ke-16. Persikad Women kemudian menyamakan kedudukan lewat Grace Paradis pada menit ke-60, meski bermain dengan 10 pemain setelah Gamze Bilmez mendapat kartu merah.
Hasil imbang membuat Persikad Women tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan empat poin. Sementara itu, Garudayaksa Women FC menempati posisi kelima dengan dua poin.









