TVRINews, Jakarta
Ganda Putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melangkah mulus ke babak 16 besar Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan pasangan Jepang Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi dengan skor meyakinkan 21-9, 21-13 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.
Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena terjadi di tengah tersingkirnya sejumlah wakil ganda putra Indonesia pada babak pertama. Raymond/Joaquin pun bertekad menjadikan Indonesia Open sebagai ajang pembuktian mereka mampu bersaing di level tertinggi.
"Kalau beban sih untuk kita tersisa dua atau gimana, saya nggak terlalu mikirin. Saya lebih mikirin gimana cara tampil terbaik di sini, terus ya mau jadi ajang pembuktian aja sih di sini," kata Raymond kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Rabu, 3 Juni 2026.

(Ganda Putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Foto: TVRINews/Mukhamad Fatkhur Rozaq))
Senada dengan pasangannya, Joaquin menegaskan mereka ingin menunjukkan kualitas ganda putra Indonesia di tengah ketatnya persaingan dunia.
"Pas selesai a Ajay main, Fajar/Fikri kalah kan, terus kita juga udah nonton dari hotel. Saya sama Raymond mau buktiinlah kalau ganda putra Indonesia tuh bisa bersaing," ujar Joaquin.
Menurutnya, persaingan sektor ganda putra saat ini sangat merata sehingga setiap pasangan memiliki peluang yang sama untuk meraih kemenangan.
"Memang untuk persaingan di dunia sekarang, mau dari ranking satu sampai berapapun itu, saya rasa punya kesempatan yang sama untuk menang. Tinggal siapa yang lebih siap di lapangan," ucap Joaquin.
Joaquin juga mengaku sangat termotivasi tampil di Istora Senayan yang dikenal sebagai salah satu arena bulu tangkis paling bergengsi di dunia. Pengalaman tampil di Indonesia Masters sebelumnya menjadi modal penting untuk mengelola emosi dan tekanan saat bermain di depan publik sendiri.
"Ini salah satu yang sudah saya tunggu-tunggu juga bisa main di Istora lagi. Waktu Indonesia Masters saya terlalu menggebu-gebu mainnya, jadinya malah bumerang buat saya. Di kesempatan kali ini saya pengen mencoba lebih baik lagi dari sebelumnya," tutur Joaquin.

(Ganda Putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Foto: TVRINews/Mukhamad Fatkhur Rozaq))
Kemenangan atas pasangan Jepang juga tidak lepas dari persiapan matang yang dilakukan Raymond/Joaquin. Mereka rutin mempelajari rekaman pertandingan lawan dan melakukan evaluasi terhadap penampilan sebelumnya.
"Nonton video lawan sebelum tidur, terus evaluasi apa yang kurang dan yang perlu diperbaiki dari pertandingan sebelumnya. Terus antisipasi apa yang perlu dilakukan untuk pertandingan berikutnya," kata Raymond.
Di babak 16 besar, Raymond/Joaquin akan menghadapi wakil Malaysia antara unggulan kedua Aaron Chia/Soh Wooi Yik atau Junaidi Arif/Yap Roy King. Namun keduanya menegaskan tidak terlalu memikirkan siapa lawan yang akan dihadapi.
"Kalau nanya lawan siapa, saya sih siapa aja. Yang penting kitanya sendiri siap," ujar Joaquin.










