TVRINews, Bali
Alexander Chang/Pablo Perez Ramos berhasil mempertahankan gelar juara ganda putra pada seri V ITF World Tennis Tour M-15, Men's World Tennis Championship 2026.
Pasangan Amerika Serikat dan Spanyol itu menaklukkan wakil Selandia Baru Isaac Becroft/Reece Falck melalui pertarungan tiga set di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali.
Final yang mempertemukan unggulan pertama dan unggulan kedua tersebut berlangsung sengit dengan tempo tinggi sejak set pertama hingga set penentuan. Pertandingan di Lapangan A itu berlangsung selama 1 jam 11 menit.
Chang/Perez Ramos harus kehilangan set pertama setelah menyerah 3-6. Namun, mereka mampu bangkit pada set kedua dan membalas dengan skor yang sama, 6-3, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui set ketiga.
Memasuki set penentuan, tensi pertandingan tetap tinggi. Chang/Perez Ramos bahkan sempat tertinggal 2-5 dan berada dalam situasi match point 7-9.
Namun, pasangan tersebut mampu membalikkan keadaan secara dramatis. Chang/Perez Ramos akhirnya merebut set ketiga dengan skor 12-10 sekaligus memastikan gelar juara untuk kedua kalinya.
Pablo Perez Ramos mengaku sangat senang dengan keberhasilan tersebut. Ia juga memuji penampilan pasangannya, Alexander Chang, yang tetap mampu tampil prima meski sebelumnya bertanding di nomor tunggal.
Ia Mengaku sangat senang dengan raihan 2 gelar juara pada M-15 Bali, dan memuji penampilan partnernya Alexander Chang yang performanya tetap prima meskipun habis bertanding di nomor tunggal.
Chang juga memberikan pujian kepada Perez Ramos. Menurutnya, sang partner mampu membaca permainan lawan dengan cepat dan melakukan perubahan strategi pada momen-momen kritis.
"Ia sangat cepat dalam mengantisipasi permainan lawan maupun perubahan strategi di saat poin-poin kritis menjadi sebuah kemenangan," kata Chang dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 12 September 2026.
Sementara, harapan pecinta tenis Indonesia untuk melihat Nathan Barki tampil sebagai juara tunggal putra harus tertunda. Satu-satunya wakil tuan rumah tersebut terhenti di semifinal setelah kalah dari Alexander Chang melalui pertandingan tiga set.
Bertanding selama 2 jam 15 menit, Nathan sempat merebut set pertama dengan skor 6-4. Namun, petenis Indonesia berusia 21 tahun itu kemudian kehilangan momentum dan harus mengakui keunggulan Chang pada dua set berikutnya dengan skor 1-6 dan 4-6.
Meski gagal melaju ke final, pencapaian Nathan hingga semifinal seri V ITF World Tennis Tour M-15 menjadi peningkatan tersendiri. Sebelumnya, pencapaian terbaik Nathan adalah mencapai babak perempat final.
"Sebuah pertandingan dan pencapaian yang bagus meskipun gagal meraih hasil kemenangan di semifinal, mengingat lawan dan sekaligus juga rekannya Alexander Chang, bermain luar biasa. Selanjutnya seusai bertanding di UTR PTT & M-15 Bali, dirinya akan fokus mengikuti serangkaian turnamen level kampus di Amerika Serikat dan rencananya kembali lagi ke tanah air pada Desember mendatang, untuk tampil di ajang M-15 dan M-25 Bali," ujar Nathan Barki.
Di final tunggal putra seri V, Alexander Chang akan menghadapi petenis India Karan Singh. Tiket ke partai puncak diraih Karan setelah menumbangkan rekan senegaranya, Digvijay Pratap Singh, pada semifinal.
Dalam laga semifinal sesama petenis India tersebut, Karan menang dua set langsung dengan skor 6-4 dan 7-6 melalui tiebreak 7-2.
Kemenangan tersebut mengantarkan Karan Singh, yang berstatus juara tunggal putra seri IV M-15 pekan lalu, ke partai puncak. Petenis India yang saat ini menempati peringkat 604 ATP itu sekaligus berpeluang mempertahankan gelarnya.










