TVRINews, Jakarta
Persija Jakarta mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-1 dalam laga Super League 2026/27 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.
Dua gol Persija dicetak Alexander Jeremejeff pada menit ke-41 dan Ivan Mamut pada menit ke-90+5. Sementara, satu-satunya gol Persib diciptakan Balsa Sekulic pada menit ke-81.
Pertandingan tersebut sekaligus menandai kembalinya duel Persija kontra Persib di Jakarta setelah tujuh tahun. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menyaksikan langsung pertandingan menilai laga berlangsung baik dan sportif.
Menurut Pramono, rivalitas dalam sepak bola seharusnya cukup terjadi di lapangan. Sementara itu, kebersamaan tetap harus dijaga di luar pertandingan.
“Pertandingan hari ini adalah pertandingan setelah tujuh tahun dan terlihat sekali bahwa Persija melawan Persib Bandung pertandingannya berjalan dengan baik. Mudah-mudahan ini memberikan gambaran bahwa sebenarnya persaingan atau rivalitas itu hanya di lapangan, dan setelah itu tentunya kita harus bersama-sama,” ujar Pramono kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Sabtu, 12 September 2026.
Ia juga mengapresiasi The Jakmania yang menjaga ketertiban selama pertandingan. Pramono berharap suasana kondusif tetap terjaga hingga seluruh suporter meninggalkan stadion.
Pramono menegaskan prinsip yang sama perlu diterapkan ketika Persija bertandang ke Bandung. Ia berharap suporter Persija tidak datang ke Bandung, sebagaimana suporter Persib tidak diperbolehkan hadir dalam pertandingan di Jakarta, demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
“Kalau bertanding di Bandung, kita juga harus berlaku yang sama bahwa Jakarta tidak mengirimkan penonton. Supaya ini untuk menjaga keamanan, kenyamanan pertandingan yang baik, seperti kita lihat hari ini,” ucap Pramono.
Pramono menilai kedua tim tampil menarik dengan penguasaan bola yang relatif berimbang. Ia mengaku ikut tegang menyaksikan pertandingan tersebut, terlebih prediksinya mengenai kemenangan Persija dengan skor 2-1 terbukti tepat.
“Dari awal saya menebak 2-1. Alhamdulillah pas,” tutur Pramono.
Kemenangan tersebut diharapkan menjadi momentum positif bagi Persija untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus memberikan kebanggaan bagi masyarakat Jakarta, terutama menjelang peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027.
“Yang paling penting adalah terutama bagi Persija Jakarta, karena tahun depan Jakarta berusia 500 tahun. Mudah-mudahan nanti akan memberi kado yang istimewa bagi 500 tahun Jakarta,” kata Pramono.










