
Foto: Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu (Dok. TVRINews/Mukhamad Fakhtur Rozaq)
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu membuka kiprah mereka di Indonesia Masters 2026 dengan kemenangan meyakinkan.
Bermain di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026, Lanny/Apri menundukkan pasangan Tiongkok Bao Lijing/Li Yijing dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-13.
Foto: Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu (Dok. TVRINews/Mukhamad Fakhtur Rozaq)
Apriyani menilai kedua pasangan sama-sama masih dalam tahap adaptasi, mengingat baik Lanny/Apri maupun lawan baru mulai dipasangkan. Kondisi ini membuat pertandingan di awal berjalan dengan pola coba-coba.
“Dari set pertama awal-awal memang masih nyari-nyari. Kita juga pasangan baru, mereka juga pasangan baru, jadi sama-sama kagok. Tapi kita ambil kesempatan itu,” kata Apriyani kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Selasa, 20 Januari 2026.
Meski mengakui komunikasi di lapangan belum sepenuhnya matang, Apriyani menyebut ia berusaha terus menekan dirinya sendiri untuk menemukan pola permainan yang tepat bersama Lanny.
Pendekatan itu cukup efektif untuk menjaga kontrol permainan hingga laga selesai tanpa kendala berarti.
Bagi Apriyani, kembali bermain di Istora menghadirkan rasa syukur tersendiri, terlebih dengan partner baru. Ia ingin menjalani proses ini secara bertahap tanpa terburu-buru.
“Saya bersyukur bisa main lagi di Istora sama Lanny sebagai partner baru. Saya mau upayakan yang terbaik, step by step,” ucap Apriyani.
Lanny sendiri menilai debutnya bersama Apriyani berjalan cukup baik. Ia merasa tidak terlalu canggung karena keduanya sudah mulai berlatih bersama sejak akhir tahun lalu.
Foto: Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu (Dok. TVRINews/Mukhamad Fakhtur Rozaq)
“Rotasinya lumayan jalan. Dari akhir tahun juga sudah latihan bareng, jadi nggak terlalu kagok. Permainan saya sama Kak Apri juga hampir mirip, sama-sama cepat dan agresif,” kata Lanny.
Meski demikian, adaptasi tetap menjadi pekerjaan utama pasangan ini. Apriyani menegaskan komunikasi menjadi kunci agar pola permainan bisa terus berkembang.
“Kita harus terus adaptasi dari pola permainan. Yang paling penting komunikasi, satu poin demi satu poin,” ucap Apriyani.
Dari sisi kenyamanan, Apriyani mengaku sudah mulai merasa klik dengan Lanny.
“Alhamdulillah nyaman,” tutur Apriyani singkat.
Lanny menambahkan di awal pertandingan ia sempat masih meraba kondisi lapangan dan arah angin, yang membuat kepercayaan dirinya sedikit terganggu. Namun setelah interval, masukan dari pelatih membantunya bermain lebih lepas.
“Awalnya masih ragu sama bola yang mau dipukul, jadi banyak nyangkut. Habis interval sebelas, pelatih bilang sudah pede aja, dan itu ngebantu,” ujar Lanny.
Di babak 16 besar, Lanny/Apriyani masih menunggu lawan antara pasangan Hong Kong Chong Jie Yu/Vanessa Ng atau wakil Malaysia Tsang Hiu Yan/Yeung Pui Lam.
Baca juga: Indonesia Masters 2026: Debut Musim di Istora, Fadia/Tiwi Nikmati Proses Pasangan Baru
Editor: Redaktur TVRINews

Foto: Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu (Dok. TVRINews/Mukhamad Fakhtur Rozaq)
Foto: Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu (Dok. TVRINews/Mukhamad Fakhtur Rozaq)