TVRINews – Bogor, Jawa Barat
Kemenangan Tipis 76-73 Antar Satria Muda Amankan Poin Krusial di IBL All Indonesian 2026
Satria Muda Pertamina Bandung sukses mengamankan kemenangan krusial atas Rajawali Medan dengan skor ketat 76-73 dalam pertandingan lanjutan babak penyisihan Grup A IBL All Indonesian 2026.
Duel sengit yang dihelat di GOR Laga Tangkas, Bogor, Rabu 28 Oktober 2026 ini menyuguhkan pertarungan tempo tinggi sejak kuarter pertama hingga detik-detik akhir pertandingan.
Sejak awal laga kedua tim memperlihatkan determinasi tinggi dari kedua kubu. Satria Muda yang tampil menekan di bawah kepemimpinan pelatih dan strategi rotasi pemain yang matang sempat mendominasi jalannya paruh awal laga, sebelum akhirnya mendapat perlawanan sengit di paruh kedua.
Dinamika Pertandingan dan Analisis Kuarter
Berdasarkan data statistik resmi pertandingan, kuarter pembuka langsung berjalan dengan intensitas tinggi. Satria Muda membuka keunggulan tipis 25-17 di kuarter pertama melalui efisiensi tembakan jarak jauh dan permainan agresif di paint area.
Memasuki kuarter kedua, Rajawali Medan bangkit memangkas ketertinggalan lewat margin 27-22, memanfaatkan celah di lini pertahanan Satria Muda. Duel taktik semakin memanas di paruh kedua, di mana kedua tim sama-sama mengemas 15 poin pada kuarter ketiga (15-15), menjaga selisih skor tetap tipis. Pada kuarter penentuan (kuarter keempat), Rajawali Medan sempat mendominasi perolehan angka 14-14, namun ketenangan para penggawa Satria Muda di menit-menit krusial memastikan kemenangan tipis 76-73 hingga peluit panjang berbunyi.
Kontribusi Kunci dan Statistik Laga
Dominasi Satria Muda di bawah ring tidak lepas dari performa impresif center andalan mereka, D. Diagne, yang tampil sebagai pemain paling dominan dengan mencatatkan 20 poin dan 14 rebound (double-double), serta menyumbangkan 5 assist dengan efisiensi indeks tertinggi mencapai 32. Dukungan juga datang dari Y. Saputera yang menyumbangkan 15 poin serta A. Grahita dengan 13 poin.
Di kubu Rajawali Medan, G. Wimbardi dan K. Megantara menjadi motor serangan dengan masing-masing mengemas 12 poin, sementara M. Keanu Syahputra turut memberikan kontribusi krusial di sektor rebound dan poin.
Secara keseluruhan, Satria Muda mencatatkan akurasi tembakan lapangan (field goals) sebesar 40% (27/67) berbanding 45% milik Rajawali Medan (27/59), namun keunggulan tipis dalam akurasi tembakan tiga angka (31 berbanding 23 persen) serta penguasaan bola krusial menjadi pembeda penentu hasil akhir di Bogor.
Rincian Kontributor Poin dan Statistik Pemain
Berdasarkan data lengkap dari lembar statistik resmi pertandingan (box score dan leaders), kontribusi pencetak angka terbanyak dari kedua Adalah:
• Satria Muda Pertamina Bandung:
o D. Diagne: Keluar sebagai penyumbang poin terbanyak untuk timnya dengan catatan 20 poin, sekaligus mendominasi sektor rebound terbanyak sebanyak 14 kali dan menyumbangkan 5 assist.
o Yudha Saputera (Y. Saputera): Menyumbangkan 15 poin penting serta menjadi pengumpan terbanyak (assist leader) dengan total 6 assist.
o A. Grahita: Turut berkontribusi besar dengan membukukan 13 poin bagi skuad Satria Muda.
o Pemain pendukung lainnya: K. Utiarahman menyumbangkan 10 poin, M. Aziz menyumbangkan 5 poin, A. Bagus mencatatkan 5 rebound, serta N. Saragih dan M. Rizq turut menyumbangkan poin dan assist krusial.
• Rajawali Medan:
o G. Wimbardi: Menjadi salah satu pencetak poin tertinggi di kubu Rajawali Medan dengan koleksi 12 poin.
o M. Keanu Syahputra: Tampil impresif dengan menyumbangkan 12 poin serta memimpin perolehan rebound terbanyak untuk timnya dengan 5 rebound.
o K. Megantara: Turut menyumbangkan 12 poin krusial untuk menjaga asa timnya hingga menit akhir.
o Pemain pendukung lainnya: J. Oei dan S. Susanto masing-masing menyumbangkan 6 poin, di mana S. Susanto juga mencatatkan 5 assist, sementara J. Djaja Atmaja menyumbangkan 2 poin.
Secara keseluruhan, Satria Muda mencatatkan akurasi tembakan lapangan (field goals) sebesar 40% (27/67) berbanding 45% milik Rajawali Medan (27/59). Meskipun akurasi secara keseluruhan sedikit di bawah sang lawan, keunggulan Satria Muda dalam akurasi tembakan tiga angka (31% berbanding 23%) serta efisiensi di paint area menjadi faktor penentu dalam mengamankan kemenangan tipis di Bogor.










