TVRINews, Bogor
Dewa United Banten masih menjaga rekor sempurna di Grup B IBL All Indonesian 2026 setelah mengalahkan Satya Wacana Salatiga dengan skor 63-44 di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Selasa, 27 Oktober 2026.
Meski menang dengan selisih 19 poin, Dewa United menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi.
Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga bagi Dewa United setelah sebelumnya menundukkan Pelita Jaya Basketball Jakarta dan Hangtuah JG Liem Jakarta. Hasil itu menempatkan mereka di puncak klasemen sementara Grup B dengan rekor 3-0.
Radithyo Wibowo menjadi pencetak angka terbanyak bagi Dewa United dengan 14 poin meski memulai pertandingan dari bangku cadangan. Sementara, Erick Ibrahim Junior membukukan double-double dengan 12 poin dan 11 rebound. Bryan Korisano turut menyumbang 10 poin.
Dewa United tampil efektif dalam memanfaatkan kesalahan lawan. Mereka mengonversi 15 turnover Satya Wacana menjadi 23 poin. Serangan cepat atau fast break juga menjadi senjata penting dengan kontribusi 18 poin.
Namun, Erick menilai timnya masih perlu meningkatkan kemampuan mengamankan rebound, terutama ketika lawan mendapatkan kesempatan melakukan offensive rebound.
“Kami memang bagus di fast break. Karena ketika melakukan fast break, kami selalu memanfaatkannya untuk mencetak poin. Hanya saja soal rebound yang perlu diperbaiki. Ketika kecolongan offensive rebound, maka itu bukan hal yang bagus. Apalagi jika melawan tim-tim papan atas. Kami tidak boleh lagi melakukan kesalahan seperti ini,” kata Erick dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Rabu, 28 Oktober 2026.
Evaluasi serupa disampaikan Radithyo. Ia menilai Dewa United terlalu mengikuti ritme permainan Satya Wacana sehingga performa tim tidak konsisten sepanjang pertandingan.
“Kami harus bisa atur tempo. Jangan sampai terbawa permainan lawan. Karena dalam tiga pertandingan ini terlihat naik-turun performanya,” ucap Radithyo.
Catatan tersebut menjadi perhatian Dewa United menjelang pertandingan berikutnya. Meski masih memimpin Grup B dengan catatan kemenangan sempurna, tim perlu menjaga konsistensi dan mengurangi kesalahan untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat.
Dewa United dijadwalkan menghadapi Kesatria Bengawan Solo pada Kamis, 29 Oktober 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan sekaligus memperbaiki aspek permainan yang masih menjadi pekerjaan rumah.










