TVRINews, Jakarta
Persija Women melakukan evaluasi terhadap kinerja tim setelah melewati dua pekan awal Indonesia Women's League (IWL) 2026/27 tanpa kemenangan.
Hasil evaluasi tersebut membuat manajemen memutuskan mengistirahatkan Muhamad Yusup Prasetiyo dari jabatan pelatih kepala.
Dalam dua pertandingan pembuka, Persija Women belum mampu meraih hasil maksimal. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu mengawali kompetisi dengan bermain imbang 1-1 melawan FC Bekasi City Women, sebelum takluk 0-1 dari Persikad Women.
Meski hasil pertandingan menjadi salah satu bahan evaluasi, manajemen menegaskan keputusan tersebut tidak hanya didasarkan pada performa di lapangan. Persija Women juga mempertimbangkan dinamika internal tim, termasuk komunikasi dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama.
Manajemen menilai penyegaran diperlukan untuk menjaga suasana tim tetap kondusif serta memastikan seluruh elemen dapat kembali bergerak dalam satu arah.
Manajer Persija Women Diky Soemarno memastikan dinamika yang terjadi tidak mengganggu persiapan pemain untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Ia menegaskan, tim saat ini berfokus memulihkan konsentrasi dan menjaga kekompakan.
“Dalam perjalanan sebuah tim, tekanan dan kekecewaan merupakan hal yang dapat terjadi. Tanggung jawab kami bersama adalah mengelolanya dengan baik, sehingga setiap pemain tetap merasa aman, dihargai, dan memiliki ruang untuk berkembang. Sebagai manajer, saya juga menyadari tanggung jawab untuk turut menjaga suasana yang positif dan kondusif,” kata Diky menjelaskan dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Selasa, 27 Oktober 2026.
Ia menambahkan manajemen berkomitmen menyelesaikan persoalan yang ada dengan bijaksana serta tetap menghormati seluruh pihak yang terlibat.
“Kami berkomitmen menyelesaikan persoalan ini dengan bijaksana serta tetap menghormati semua pihak. Untuk saat ini, fokus utama kami adalah mendampingi tim agar dapat kembali berkonsentrasi, menjaga kebersamaan, dan melangkah ke depan dengan baik,” tutur Diky.
Persija Women kini berupaya menjaga stabilitas tim agar dapat memperbaiki hasil pada pekan-pekan berikutnya di IWL 2026/27.










