TVRINews - Aichi-Nagoya, Jepang
Panjat Tebing dan Esports Jadi Tumpuan Utama Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
Agenda padat menanti kontingen Indonesia pada perhelatan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Rabu, 30 September 2026. Sebanyak 14 cabang olahraga (cabor) serentak menurunkan wakil terbaiknya guna memburu tambahan pundi-pundi medali demi mendongkrak posisi di klasemen sementara.
Hingga Rabu pagi, Indonesia berada di peringkat ke-15 dengan koleksi total 30 medali, yang terdiri atas 3 emas, 7 perak, serta 20 perunggu. Momentum kebangkitan terbuka lebar hari ini melalui sejumlah nomor andalan yang telah memasuki fase krusial.
Harapan terbesar mendulang medali emas tertumpu pada cabang olahraga panjat tebing nomor speed. Tim nasional menurunkan kekuatan penuh melalui jajaran atlet elit, di antaranya Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahria di sektor putra, serta Desak Made Rita Kusuma Dewi bersama Berthdigna Devi Surya Kusuma di sektor putri.
Berdasarkan data kualifikasi, Desak Made tampil impresif dengan mengamankan peringkat ketiga lewat catatan waktu 6,29 detik, disusul Berthdigna di posisi kelima. Rangkaian babak gugur yang dimulai dari perempat final pada pukul 18.08 WIB malam ini diprediksi menjadi panggung unjuk gigi bagi para speed climber Merah Putih untuk mengamankan podium tertinggi.
Selain panjat tebing, atmosfer kompetisi yang tinggi juga tersaji di arena esports. Tim nasional Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia dijadwalkan melakoni laga perempat final yang sarat gengsi menghadapi rival tangguh, Filipina, pada pukul 10.50 WIB. Pertandingan ini dinilai sebagai ujian krusial; kemenangan pada laga siang ini akan membuka lebar jalan menuju babak semifinal sekaligus mengamankan peluang meraih medali.
Sementara itu, perjuangan wakil Indonesia turut berlanjut di sejumlah cabor lain seperti panahan, sepak takraw pada nomor kuadran putra dan putri, voli pantai, serta padel yang memasuki fase perebutan medali.
Di sektor tenis lapangan, ganda campuran andalan Christoper Rungkat bersama Aldila Sutjiadi, serta petenis tunggal putra Rifqi Fitriadi, juga turun gelanggang di babak 16 besar untuk menjaga asa melangkah ke babak perempat final.
Dengan sisa rangkaian pertandingan yang krusial hari ini, kontingen Indonesia optimistis mampu memaksimalkan potensi dari cabor-cabor unggulan demi mencapai target minimal perolehan empat medali emas di ajang multicabang terbesar se-Asia tahun ini.










