TVRINews, Nagota
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian memastikan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi penampilan terakhirnya pada ajang multievent terbesar di Asia tersebut.
Fajar menutup kiprahnya di Asian Games dengan dua medali. Ia turut mengantarkan tim beregu putra Indonesia meraih medali emas, serta menyumbangkan medali perunggu dari nomor ganda putra bersama Muhammad Shohibul Fikri.
Atlet berusia 31 tahun itu mengungkapkan keputusan tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Rabu, 30 September 2026. Fajar mengatakan tiga edisi Asian Games sejak 2018 menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
“Satu lagi medali untuk dikenang. Bukan akhir yang saya bayangkan, tapi tetap sebuah perjalanan yang saya syukuri. Dan ini adalah Asian Games terakhir saya. Setelah melewati berbagai generasi dari 2018-2022-2026,” tulis Fajar yang dikutip oleh tvrinews.com, Rabu, 30 September 2026.
Meski hasil di nomor ganda putra belum sesuai harapan, Fajar tetap mensyukuri perjalanan yang telah dilaluinya bersama Fikri. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pasangannya atas perjuangan sepanjang turnamen.
“Saya memilih menutupnya dengan syukur karena setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap perjuangan telah menjadi bagian indah dari perjalanan ini. Terima kasih juga buat partner di lapangan saya Shohibul Fikri yang telah berjuang bersama,” kata Fajar
Setelah menyelesaikan kiprahnya di Asian Games, Fajar kini mengarahkan fokus pada target berikutnya, yakni Olimpiade Los Angeles 2028.
“Sekarang target panjangnya menatap Olympic Los Angeles 2028,” ujar Fajar.
Fajar juga memberikan apresiasi kepada Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang berhasil meraih medali emas nomor ganda putra setelah mengalahkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang di final.
“Selamat untuk Leo/Daniel atas medali emasnya. Indonesia bangga melihat perjuangan teman seperjuangan berbuah manis,” tutur Fajar.










