TVRINews, Jakarta
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam pengembangan industri olahraga dan sport tourism di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Erick saat melakukan kick-off penyusunan Desain Besar Pengembangan Industri Olahraga yang dirangkai dengan peluncuran buku Dampak MotoGP Mandalika.
Kick-off ditandai dengan pengibaran bendera balap oleh Erick bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana.
Erick mengatakan pengembangan industri olahraga tidak dapat dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) secara sendiri. Kolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait diperlukan, terutama dalam mengembangkan sport tourism.
"Saya sebagai Menpora dan Bu Widi sebagai Menteri Pariwisata, kami benar-benar sekarang bersinergi mengenai pembangunan sport tourism atau wisata olahraga, tanpa ada hidden agenda atau pikiran lain-lain. Satu misinya, mendukung visi Bapak Presiden," ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Kamis, 1 Oktober 2026.
Menurutnya, sinergi tersebut juga diarahkan untuk menggali potensi olahraga sebagai salah satu sektor yang dapat memberikan dampak ekonomi. Ia menyebut penyelenggaraan MotoGP Mandalika sebagai salah satu contoh nyata kontribusi industri olahraga.
Erick mengatakan dampak ekonomi penyelenggaraan MotoGP Mandalika hampir mencapai Rp5 triliun. Pemerintah juga menargetkan jumlah pengunjung MotoGP tahun ini mencapai 145 ribu orang.
"MotoGP ini bukan kaleng-kaleng, itu real, ekonomi impact-nya mencapai hampir Rp5 triliun," kata Erick.
Ia menilai penyelenggaraan ajang olahraga tidak cukup hanya memberikan dampak di tingkat nasional. Manfaatnya juga harus dirasakan masyarakat dan daerah tempat kegiatan berlangsung.
"Jangan juga sebuah event ini hanya melambung sendiri tetapi tanpa memayungi seluruh kegiatan masyarakat daerah. Sehingga bisa dirasakan bagaimana event ini benar-benar menjadi sebuah program yang impactful juga buat daerah," ucap Erick.
Erick juga mengapresiasi dukungan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dan Menko PMK Pratikno dalam membangun ekosistem industri olahraga. Menurutnya, koordinasi lintas kementerian diperlukan agar pengembangan industri olahraga dapat berjalan lebih terintegrasi.
"Untuk bisa berjalannya visi Bapak Presiden, tentu dengan misi yang diselaraskan, saling mendukung. Nah, terima kasih Pak Menteri PPN atas dukungannya yang luar biasa," kata Erick.
"Apalagi Pak Menko PMK Pratikno juga menyampaikan pembangunan ekosistem ini harus terus dikoordinasikan sehingga menjadi sebuah hasil yang baik," tutur Erick meneruskan.
Kick-off tersebut juga diisi gelar wicara bertajuk "Arah Pengembangan Ekosistem Industri Olahraga dan Sport Tourism". Salah satu narasumber yang hadir adalah Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Teuku Arlan Perkasa Lukman.










