TVRINews, Jakarta
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan Indonesia Women’s League (IWL) 2026/27 memiliki komitmen keberlanjutan selama lima tahun ke depan. Langkah ini ditempuh untuk membangun fondasi kompetisi sepak bola putri yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia.
PSSI bersama operator liga dan klub peserta sepakat menjaga keberlangsungan kompetisi dalam jangka waktu tersebut sebelum melakukan evaluasi menyeluruh.
Sementara, penambahan jumlah peserta akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan ekosistem dan masing-masing klub.
“Semua klub, liga, PSSI komit untuk lima tahun, habis itu kita review,” kata Erick, Senin, 19 Oktober 2026.
Erick mengatakan PSSI ingin memastikan seluruh klub mampu menjalani kompetisi dengan baik hingga musim berakhir. Kesiapan finansial dan operasional menjadi perhatian agar tidak muncul persoalan yang mengganggu jalannya liga.
“Kita pastikan juga para klub ini bisa berjalan dengan baik. Jangan sampai ada isu-isu mogok di tengah jalan,” ujar Erick.
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas kompetisi, bukan terburu-buru menambah jumlah tim. PSSI akan melihat perkembangan liga terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan perubahan komposisi peserta.
“Kita lihat dulu, karena jangan sampai tadi kita langsung meloncat, nanti di tahun ketiga, keempat ada yang batuk,” tutur Erick.
Ia menegaskan, penguatan fondasi kompetisi perlu dilakukan secara bertahap agar sepak bola putri Indonesia memiliki daya tahan dalam jangka panjang.
“Lebih baik kita jaga. Ini belum punya kekuatan yang fundamental, kita bangun pelan-pelan dulu,” ucap Erick.
IWL 2026/27 diikuti enam klub, yakni Garudayaksa FC, Persita, Persikad, Dewa United Banten FC, Persija Jakarta, dan FC Bekasi City.
Kompetisi dijadwalkan berlangsung hingga 30 Januari 2027, mulai dari fase reguler, semifinal, hingga perebutan tempat ketiga dan partai final.










