TVRINews, Tokyo
Langkah Tunggal Putra Indonesia Alwi Farhan terhenti pada babak perempat final Japan Open 2026 setelah kalah dari wakil tuan rumah, Kodai Naraoka, di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jumat, 17 Juli 2026.
Alwi harus mengakui keunggulan Naraoka setelah bertarung selama tiga gim dengan skor 18-21, 22-20, 18-21. Meski gagal melaju ke semifinal, pebulutangkis muda Indonesia itu mengaku tetap bersyukur karena mampu memberikan perlawanan hingga poin-poin terakhir.
"Tetap bersyukur karena hari ini saya bisa berjuang sangat maksimal sampai akhir. Pastinya saya tidak membiarkan lawan menang dengan mudah. Saya tidak mau menyerah dulu meskipun hasilnya kalah," ujar Alwi dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Jumat, 17 Juli 2026.
Menurut Alwi, pertandingan berlangsung tidak mudah karena Naraoka mendapat dukungan penuh dari publik tuan rumah yang membuat lawannya tampil semakin percaya diri.
"Tidak mudah mengalahkan Kodai tadi. Dengan dukungan tuan rumah dia bermain lebih semangat yang membuat saya tertekan," kata Alwi.
Pada gim penentuan, Alwi sempat mengalami kram pada otot paha. Namun, ia menilai faktor pengalaman menjadi pembeda yang menentukan hasil pertandingan.
"Di gim ketiga memang ada otot paha saya yang kram, tapi dia pasti juga mengalami kelelahan. Pengalaman yang membedakan dari pertandingan ini," ucap Alwi.
Meski harus tersingkir, Alwi mengaku memperoleh banyak pelajaran berharga dari pertandingan tersebut dan bertekad tampil lebih baik pada kesempatan berikutnya.
"Good match dan saya menantikan pertemuan-pertemuan dengan dia selanjutnya. Saya belajar banyak bagaimana melawan diri sendiri, melawan keraguan, melawan rasa capek, dan semua kondisi di lapangan. Saya akan kembali dengan lebih kuat," tutur Alwi.










