TVRINews, Jakarta
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi edisi perdana turnamen sepak bola regional yang berada di bawah naungan FIFA. Ajang tersebut dirancang sebagai kompetisi empat tahunan dan mempertemukan negara-negara Asia Tenggara serta sejumlah tim undangan.
Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom mengatakan kehadiran FIFA melalui turnamen tersebut memberikan kesempatan bagi negara-negara di kawasan untuk mendapatkan kompetisi internasional dalam kalender pertandingan FIFA.
“Saya sangat bersemangat berada di sini untuk momen bersejarah ini, FIFA ASEAN Cup pertama dan Indonesia menghadapi Singapura,” ujar Grafstrom kepada wartawan termasuk tvrinews.com di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, 25 September 2026.
Menurutnya, FIFA ASEAN Cup juga dirancang untuk menghadirkan rivalitas regional sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain terbaik dari berbagai klub untuk memperkuat negaranya karena turnamen berlangsung dalam jendela internasional.
“Ini pertama kalinya kami memiliki jendela internasional yang lebih besar dengan empat pertandingan. Ini juga memberikan kesempatan untuk menciptakan rivalitas lokal serta menghadirkan pemain-pemain terbaik dari seluruh klub di dunia karena turnamen ini berlangsung dalam jendela internasional,” kata Grafstrom.
Edisi perdana FIFA ASEAN Cup berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia dan Hong Kong menjadi tuan rumah. Indonesia menjadi tuan rumah Divisi 1, sedangkan Hong Kong menjadi tuan rumah Divisi 2.
Turnamen perdana tersebut diikuti 14 negara, terdiri atas 11 anggota ASEAN dan tiga tim undangan. Divisi 1 di Indonesia diikuti delapan tim yang terbagi dalam dua grup, sedangkan enam tim tampil di Divisi 2 di Hong Kong.
Grafstrom turut mengapresiasi PSSI dan pemerintah Indonesia yang mendukung penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai Indonesia memiliki sejumlah unsur penting untuk menggelar kompetisi internasional, mulai dari infrastruktur hingga sumber daya manusia.
“Semangat terhadap sepak bola menjadi salah satu alasannya, begitu juga kerja besar yang dilakukan Erick bersama PSSI dan pemerintah. Mereka menunjukkan kemauan yang besar untuk menyelenggarakan ajang ini dan kerja samanya sangat baik,” ucap Grafstrom.










