TVRINews, Jakarta
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menilai keberhasilan tim bulutangkis beregu putra Indonesia meraih medali emas pertama pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi bukti bahwa olahraga memiliki peran strategis bagi pembangunan bangsa.
Menurut Erick, olahraga tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi dan perolehan medali, tetapi juga menjadi investasi dalam pembangunan karakter, kesehatan masyarakat, serta perekonomian nasional.
“Olahraga adalah investasi bangsa dalam membangun karakter. Dari olahraga kita membentuk generasi yang memiliki fighting spirit, mau bekerja keras, disiplin, pantang menyerah, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Jumat, 25 September 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Erick setelah tim bulutangkis beregu putra Indonesia mempersembahkan emas pertama bagi Kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Indonesia memastikan emas setelah mengalahkan China 3-2 pada final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Kamis, 24 September 2026. Indonesia sempat tertinggal 0-2 sebelum membalikkan keadaan melalui tiga kemenangan beruntun.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto. Melalui sambungan video pada Kamis malam, Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada para atlet.
“Terima kasih saudara-saudara sekalian, terima kasih jerih payah saudara-saudara. Kalian berhasil meraih medali emas pertama,” ucap Presiden Prabowo.
Erick menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Presiden terhadap para atlet Indonesia. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi para atlet yang masih berjuang di Asian Games Aichi-Nagoya.
“Terima kasih Bapak Presiden yang selalu mendukung kemajuan olahraga nasional, dan mendorong para atlet sebagai duta bangsa, sehingga prestasi mereka merupakan bukti kedigdayaan bangsa. Perhatian Bapak Presiden kepada para atlet kita tentu menjadi suntikan semangat yang luar biasa bagi perjuangan Merah Putih di Asian Games,” kata Erick.
Erick juga menempatkan olahraga sebagai bagian dari investasi kesehatan bangsa. Menurutnya, masyarakat yang sehat dan memiliki kebiasaan hidup aktif akan memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang sehat. Karena itu, investasi olahraga juga merupakan investasi kesehatan bangsa agar masyarakat kita memiliki raga yang kuat untuk terus berkarya dan membangun Indonesia,” tutur Erick.
Selain itu, Erick menilai sektor olahraga memiliki potensi ekonomi yang besar. Pengembangan industri olahraga dan sport tourism dapat menciptakan lapangan pekerjaan, menggerakkan aktivitas ekonomi, serta memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan usaha masyarakat.
“Olahraga adalah investasi dalam perekonomian. Industri olahraga dan sport tourism bisa membuka lapangan pekerjaan, menciptakan perputaran ekonomi, dan memberikan multiplier effect bagi masyarakat,” kata Erick.
Selain itu, Erick mendorong perubahan cara pandang terhadap olahraga. Menurut dia, olahraga tidak semestinya hanya dipandang sebagai pengeluaran, tetapi juga sebagai investasi yang dapat memberikan manfaat jangka panjang.
“Jadi paradigma kita harus berubah, olahraga bukan biaya, olahraga adalah investasi untuk bangsa,” tutur Erick.
Erick berharap keberhasilan tim bulutangkis beregu putra Indonesia dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh atlet Merah Putih yang masih bertanding di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
“Prestasi olahraga bukan hanya tentang medali, tetapi tentang bagaimana olahraga menjadi bagian dari investasi besar untuk membangun karakter, kesehatan, ekonomi, dan kedigdayaan bangsa,” ucap Erick.










