TVRINews – Jakarta
Skuad Merah Putih Membawa Semburat Optimisme Tinggi Menuju Aichi-Nagoya 2026
Persiapan intensif kini tengah dilakoni oleh skuad bola voli putra nasional jelang bergulirnya pesta olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) secara resmi telah memangkas daftar pemain dari 18 nama menjadi 12 pilar utama yang diberangkatkan.
Langkah penyaringan ini mencerminkan keseriusan tim pelatih dalam membentuk kolektivitas yang solid. Sejumlah pemain berpengalaman seperti Dio Zulfikri, Farhan Halim, hingga Fahri Septian dipastikan tetap berada di dalam skuad untuk mengawal lini permainan Garuda.
Pelatih kepala Timnas Voli Putra Indonesia, Reidel Toiran, menegaskan bahwa target yang diusung kali ini tidak sekadar berpartisipasi, melainkan membawa pulang medali. Berbekal tren positif serta mental bertanding yang kian matang di kancah internasional, ia optimis anak asuhnya mampu menebar ancaman nyata bagi kekuatan tradisional Asia.
"Target kami dapat medali, anak-anak semua semangat semua. Jadi, optimistis nanti di kompetisi ini kami bisa memberikan kejutan besar," ujar Reidel Toiran pada laman resminya dikutip Rabu 9 September 2026.
Menatap peta persaingan di Pool B, Indonesia dijadwalkan menghadapi ujian berat bersanding dengan tim-tim kuat seperti Iran, Thailand, serta Kirgizstan. Kendati demikian, juru taktik asal Kuba tersebut menilai peta kekuatan bola voli Asia saat ini semakin kompetitif, di mana Jepang, India, dan Tiongkok tetap menjadi mercusuar utama.
Meskipun demikian, grafik performa skuad Merah Putih dinilai terus merangkak naik. Mengingat pencapaian terbaik Indonesia dalam sejarah modern Asian Games tertahan di peringkat keenam pada edisi Jakarta-Palembang 2018 silam, momentum di Nagoya ini dipandang sebagai peluang emas untuk melewati batasan historis tersebut.
Saat ini, fokus latihan masih diarahkan pada penggemblengan fisik berat sebelum porsi latihan diturunkan menjelang keberangkatan tim ke Jepang yang dijadwalkan pada 24 September mendatang. Seluruh pemain dilaporkan berada dalam kondisi bugar tanpa hambatan cedera berarti, siap merajut taktik demi mengukir sejarah baru di panggung Asia.










