TVRINews, Jakarta
PP PBSI melakukan penyegaran di jajaran kepelatihan sektor ganda campuran setelah menjalani evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan prestasi nasional.
Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar pergantian Kepala Pelatih Ganda Campuran dan Asisten Pelatih sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan di Pelatnas.
Kepala Pelatih Ganda Campuran Rionny Mainaky dan Asisten Pelatih Amon Sunaryo resmi mengakhiri tugasnya di Pelatnas PBSI. Organisasi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi keduanya selama menangani sektor ganda campuran.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian menegaskan pergantian pelatih merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh, bukan semata-mata didasarkan pada hasil pertandingan.
"Pergantian pelatih bukan semata-mata melihat hasil pertandingan dalam jangka pendek. Kami melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses pembinaan, mulai dari perkembangan atlet, efektivitas program latihan, dinamika pasangan, hingga kesiapan sektor ini menghadapi target-target besar ke depan. Kami juga mengacu pada target dan KPI yang telah ditetapkan," kata Eng Hian dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Kamis, 30 Juli 2026.
"Dari hasil evaluasi tersebut, kami menilai perlu adanya penyegaran di jajaran kepelatihan agar sektor ganda campuran memperoleh perspektif baru, terus berkembang, dan mampu menghasilkan prestasi yang lebih optimal," ujar Eng Hian menambahkan.
Selama proses transisi, program latihan sektor ganda campuran tetap berjalan melalui penggabungan kelompok utama dan pratama. Langkah tersebut dilakukan agar pembinaan tetap berkesinambungan dan persiapan atlet menuju agenda internasional tidak terganggu.
Eng Hian juga menyampaikan penghargaan kepada Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo atas pengabdian mereka selama menjadi bagian dari tim pelatih Pelatnas.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo atas dedikasi, profesionalisme, serta pengabdian yang telah diberikan selama menangani sektor ganda campuran. Kontribusi mereka menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet nasional. Kami mendoakan yang terbaik dan semoga sukses dalam perjalanan karier mereka selanjutnya," ucap Eng Hian.
Terkait pengganti Rionny Mainaky, Eng Hian mengungkapkan PBSI telah mengantongi kandidat yang diproyeksikan memimpin sektor ganda campuran. Namun, proses penunjukan masih berlangsung sehingga identitas pelatih baru belum diumumkan.
"Saat ini kami sudah memiliki kandidat yang diproyeksikan menjadi Kepala Pelatih Ganda Campuran Utama. Namun, proses penunjukannya masih berjalan dan harus melalui tahapan internal yang sedang kami selesaikan," tutur Eng Hian.
"Kami ingin memastikan seluruh proses tersebut berjalan dengan baik sebelum diumumkan secara resmi kepada publik. Oleh karena itu, pengumuman Kepala Pelatih Ganda Campuran Utama yang baru kami targetkan dapat dilakukan pada Agustus nanti," ujar Eng Hian melanjutkan.
PBSI berharap proses pembinaan di sektor ganda campuran tetap berjalan optimal selama masa transisi sehingga mampu meningkatkan prestasi dan kembali menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia di level internasional.









