TVRINews, Surabaya
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong (STY) mengapresiasi semangat juang para pemainnya setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menahan imbang Port FC 2-2 pada laga kedua Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu, 29 Juli 2026.
Persija sempat tertinggal 0-2 melalui gol Peeradol Chamrasamee pada menit ke-18 dan Issam Abdallah pada menit ke-40.
Namun, Macan Kemayoran mampu memperkecil ketertinggalan lewat Arlyansyah Abdulmanan semenit berselang sebelum akhirnya Stjepan Loncar menyamakan kedudukan pada menit ke-52.
STY menilai hasil tersebut tidak lepas dari mental bertanding para pemain yang tetap berjuang meski berada dalam posisi tertinggal.
"Para pemain sudah berjuang dengan sangat baik dalam pertandingan ini. Mereka telah bermain dengan baik hari ini. Saya ingin memberikan apresiasi dan tepuk tangan setinggi-tingginya kepada seluruh pemain," ujar STY dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Rabu, 29 Juli 2026.
Menurut STY, keberhasilan Persija bangkit juga dipengaruhi perubahan yang dilakukan tim pada babak kedua. Sejumlah pergantian pemain membuat permainan Persija lebih efektif hingga mampu menyamakan skor.
"Pertama-tama, kebobolan dua gol terlebih dahulu lalu bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 itu sangat membesarkan hati. Para pemain tidak menyerah dan bertarung dengan baik. Kemudian setelah babak pertama selesai, di babak kedua kami memperbaiki posisi dengan lebih baik. Itulah yang membuat kami bisa meraih hasil imbang," kata STY.
Persija memulai pertandingan dengan Aqil Savik di bawah mistar gawang. Lini belakang diisi Rio Fahmi, Denis Kolinger, Radovan Pankov, dan Fajar Fathurrahman.
Di lini tengah, Witan Sulaeman, Fabio Calonego, Figo Dennis, dan Arlyansyah Abdulmanan mendukung duet penyerang Eksel Runtukahu dan Stjepan Loncar.
Pada babak kedua, Shin Tae-yong melakukan sejumlah pergantian dengan memasukkan Dia Syayid, Kerim Memija, Kyohei Yoshino, Gustavo Almeida, Pratama Arhan, Kwon Chang-hoon, Agi Firmansyah, dan Victor Dethan.
Pergantian tersebut terbukti meningkatkan intensitas permainan Persija hingga mampu mengamankan hasil imbang 2-2.
Hasil ini menjaga peluang Persija untuk bersaing di Grup B Piala Presiden 2026 sekaligus menjadi modal positif bagi tim dalam melanjutkan persiapan menuju kompetisi musim 2026/27.









