
Foto : ESPN Soccer
Penulis: Fityan
TVRINews – Manchester, Inggris
Mimpi Manchester United untuk meraih gelar Eropa musim ini belum pupus. Bahkan, mereka justru menyulut harapan besar lewat drama luar biasa yang nyaris mustahil dipercaya: menang agregat 7-6 atas Lyon dan memastikan satu tiket ke semifinal Liga Europa, Kamis (17/4) malam waktu setempat.
Tertinggal, menyamakan kedudukan, nyaris tersingkir, lalu mencetak dua gol di menit 120 dan 121. Semua itu terjadi dalam satu malam gila di Old Trafford. Dan dari sekian banyak pahlawan yang tampil, satu nama muncul sebagai simbol dari perlawanan dan determinasi: Harry Maguire.
Pemain yang kerap dikritik ini jadi penentu kemenangan, menyundul bola hasil umpan Casemiro ke gawang Lyon tepat di detik-detik akhir perpanjangan waktu. Old Trafford meledak. Tak hanya karena golnya, tapi juga karena semangat tim yang tak pernah menyerah.
Pertandingan Rollercoaster: Gol, Kartu Merah, dan Sejarah
United tampil agresif sejak awal. Gol pembuka dicetak Manuel Ugarte di menit ke-10 setelah kerja sama apik yang diakhiri dengan umpan matang dari Alejandro Garnacho. Tak lama sebelum babak pertama berakhir, Diogo Dalot menambah keunggulan menjadi 2-0.
Namun, segalanya berubah di babak kedua. Corentin Tolisso dan Nicolás Tagliafico membalas dua gol dalam enam menit untuk membuat kedudukan jadi 2-2 di leg kedua, agregat 4-4. Tensi memuncak. Old Trafford membeku.
Saat Tolisso diusir wasit karena kartu kuning kedua, United sebenarnya punya peluang untuk bangkit. Tapi justru Rayan Cherki dan Alexandre Lacazette yang membalikkan keadaan menjadi 4-2 bagi Lyon. Old Trafford kembali terdiam.
Tapi harapan belum mati. Penalti Bruno Fernandes dan gol dramatis dari pemain muda Kobbie Mainoo membuat skor jadi 4-4, agregat 6-6. Ketika adu penalti mulai menghantui, Maguire muncul di menit ke-121 dengan sundulan yang mengunci kemenangan 5-4 di leg kedua, 7-6 secara keseluruhan.
United mencatat sejarah sebagai tim pertama dalam sejarah kompetisi Eropa yang mencetak dua gol di menit ke-120 dalam satu pertandingan, sekaligus pertandingan UEFA pertama yang menyuguhkan lima gol dalam babak tambahan waktu.
Rekor, Emosi, dan Harapan
Dengan kemenangan ini, Manchester United akan menghadapi Athletic Club di babak semifinal. Sebuah kesempatan emas untuk menutup musim yang penuh pasang surut dengan catatan manis di panggung Eropa.
Tak ada yang menyangka laga ini akan menjadi salah satu pertandingan paling dramatis dalam sejarah MU di Eropa. Tapi justru dari pertandingan inilah, penggemar kembali percaya: mimpi itu masih hidup.
Baca Juga: Liga Europa : Athletic Club Tumbangkan Rangers dan Tembus Semifinal
Editor: Redaktur TVRINews
