
Foto : ESPN Soccer
Penulis: Fityan
TVRINews – Bilbao
Athletic Club terus menjaga asa besar mereka untuk mengukir sejarah di Eropa setelah mengalahkan Rangers 2-0 pada leg kedua perempat final Liga Europa, Jumat (18/4) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat tim asal Bilbao melangkah ke semifinal dengan agregat skor yang sama, dan satu langkah lebih dekat menuju final impian yang akan digelar di kandang mereka sendiri, San Mames.
Pertandingan berjalan penuh tensi sejak awal. Setelah hasil imbang 0-0 di leg pertama di Ibrox, partai penentuan di Bilbao berlangsung sengit. Peluang pertama datang dari aksi individu Nico Williams yang menusuk dari sisi sayap dan melepaskan tembakan keras yang ditepis kiper Liam Kelly. Bola muntah sempat dicoba Oihan Sancet, namun diblok oleh James Tavernier.
Rangers nyaris membuka keunggulan lewat Cyriel Dessers yang terlihat ditarik di dalam kotak penalti, bukti nyata berupa sobekan di jerseynya tak cukup membuat wasit menunjuk titik putih. Dessers justru mendapat kartu kuning setelah memprotes keras insiden tersebut saat diminta mengganti kostum.
Athletic terus menekan. Maroan Sannadi gagal menyambut bola dari jarak dekat, sementara tendangan melengkung Álex Berenguer hanya melebar tipis dari gawang. Tekanan akhirnya membuahkan hasil di masa injury time babak pertama, saat John Souttar menjatuhkan Sannadi di kotak terlarang. Kali ini, wasit tak ragu menunjuk titik putih. Oihan Sancet sukses mengeksekusi penalti, mengirim bola ke arah berlawanan dari tebakkan Kelly.
“Kami seperti bayangan dari diri kami sendiri di babak pertama. Kami terbawa suasana,” aku kapten Rangers, James Tavernier, kepada TNT Sports seusai laga.
Memasuki babak kedua, Rangers tampil lebih agresif. Mereka hampir menyamakan kedudukan saat tembakan Nicolas Raskin mengenai tiang gawang dari jarak dekat. Namun, ketika mereka sedang membangun momentum, justru gawang mereka kembali kebobolan.
Pada menit ke-80, umpan lambung Óscar de Marcos disambut sundulan presisi dari Nico Williams yang lepas dari kawalan di tiang jauh, memastikan kemenangan tim tuan rumah dan mengguncang San Mames dalam atmosfer pesta.
"San Mames pantas mendapatkannya lebih dari siapa pun. Sekali lagi kami semakin dekat dengan final," kata Williams kepada Movistar Plus. "Rangers membuat segalanya tidak mudah, tapi kami senang bisa lolos. Tetap rendah hati dan terus melangkah."
Setelah memutus puasa trofi selama 40 tahun dengan meraih Copa del Rey musim lalu, Athletic kini membidik gelar pertama mereka di level Eropa. Di babak semifinal nanti, mereka akan menghadapi tantangan besar dari Manchester United, yang lolos dramatis usai menang agregat 7-6 atas Lyon.
Baca Juga: Satu Dekade PON, Stadion Rp1,2 Triliun Jadi Saksi Bisu
Editor: Redaktur TVRINews
