TVRINews, Jakarta
Timnas hockey field putri Indonesia mengawali perjuangannya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan kekalahan telak. Menghadapi tuan rumah Jepang pada laga pembuka Grup B, Indonesia takluk dengan skor 0-7.
Pertandingan berlangsung di Gifu Prefectural Green Stadium, Kakamigahara, Jumat, 18 September 2026. Indonesia sempat mampu menahan tekanan Jepang pada kuarter pertama sebelum pertahanan Garuda Pertiwi mulai kesulitan menghadapi gempuran tuan rumah.
Indonesia lebih banyak bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat melalui bola-bola panjang. Pada lima menit awal, Indonesia bahkan memperoleh dua peluang melalui penalty corner.
Namun, eksekusi Salma Maulani masih mampu diamankan kiper Jepang Yu Kudo. Peluang kedua juga belum membuahkan hasil setelah receive Salma kurang sempurna.
Jepang kemudian mulai meningkatkan tekanan. Pada menit ketujuh, tuan rumah memperoleh penalty corner, tetapi ayunan Miyu Hasegawa masih dapat diselamatkan penjaga gawang Indonesia, Selly Florentina.
Selly kembali melakukan penyelamatan penting ketika Hasegawa berhasil melewati dirinya. Ayunan Hasegawa kemudian masih dapat digagalkan gelandang Indonesia, Nisa Indira.
Hingga kuarter pertama berakhir, kedua tim masih belum mampu mencetak gol.
Memasuki kuarter kedua, Jepang semakin dominan. Maho Ueno memiliki peluang pada menit ke-19, tetapi ayunannya masih melebar tipis di sisi kiri gawang Indonesia.
Jepang akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-26. Shiho Kobayakawa berhasil lolos dari kawalan pemain Indonesia setelah menerima umpan terobosan Saki Tanaka. Kobayakawa kemudian melepaskan ayunan keras yang mengubah skor menjadi 1-0.
Selly kembali menggagalkan peluang Jepang untuk menggandakan keunggulan. Ayunan keras Kobayakawa dari jarak jauh masih mampu ditepisnya.
Jepang mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir kuarter kedua.
Memasuki kuarter ketiga, tekanan Jepang semakin kuat. Tuan rumah mendapatkan tiga penalty corner secara beruntun.
Percobaan pertama Hanami Saito masih mampu diselamatkan Selly, sedangkan eksekusi Miyu Suzuki pada kesempatan kedua diblok pemain bertahan Indonesia, Dea Destian.
Namun, penalty corner ketiga Jepang berbuah gol. Ayunan Hiroka Murayama pada menit ke-32 berubah arah setelah terkena defleksi sehingga Selly salah mengantisipasi. Jepang unggul 2-0.
Indonesia kemudian kehilangan konsentrasi. Lispa harus menerima kartu hijau pada menit ke-34 setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Jepang.
Jepang terus memanfaatkan peluang dari penalty corner. Amiru Shimada mencetak gol ketiga setelah ayunannya mengenai defleksi dan membuat bola masuk ke gawang Indonesia.
Indonesia sebenarnya memiliki peluang memperkecil ketertinggalan melalui penalty corner pada menit ke-41. Namun, ayunan Dea Destian masih mampu diblok barisan pertahanan Jepang.
Menjelang akhir kuarter ketiga, Jepang kembali mencetak gol. Maho Ueno berhasil memanfaatkan skema penalty corner untuk membawa Jepang unggul 4-0.
Jepang semakin menjauh pada kuarter keempat. Hanami Saito mencetak gol melalui eksekusi penalti pada menit ke-47 sehingga skor berubah menjadi 5-0.
Tiga menit kemudian, Jepang kembali mencetak gol melalui Miyu Suzuki. Ia memanfaatkan bola muntah dari ayunan Emi Nishikori untuk membawa tuan rumah unggul 6-0.
Indonesia yang mulai terkendala stamina kesulitan keluar dari tekanan Jepang. Tuan rumah tetap agresif meski sudah unggul jauh.
Suzuki kemudian mencetak gol keduanya melalui eksekusi penalti pada menit ke-57. Jepang menutup pertandingan dengan kemenangan telak 7-0.
Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama Indonesia di Grup B. Perjalanan Indonesia masih panjang karena selanjutnya harus menghadapi Tailan, India, Uzbekistan, dan Singapura.










