TVRINews, Tangerang
University Boxing League (UBL) Banten Series 2025 sukses digelar di Dreamville, PIK 2, Kosambi, Kabupaten Tangerang. Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati Natakusumah, mengapresiasi terselenggaranya ajang ini yang menurutnya dapat membentuk karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyebut bahwa olahraga tinju memiliki nilai-nilai positif, khususnya dalam pembentukan disiplin dan pengendalian emosi.
"Tinju dalam Islam itu dibolehkan, asal tidak brutal. Daripada di lapangan bola malah berantem, lebih baik di ring tinju. Jadi kalau mau beradu fisik, tempatnya di ring saja," ujar Dimyati
Ia berharap olahraga ini semakin diminati masyarakat Banten, terutama kalangan muda dan mahasiswa.
Menurutnya, tinju bisa menjadi media pembentukan mental dan komitmen generasi muda.
"Yang pertama untuk kedisiplinan, kedua untuk menjaga kesehatan dan ketahanan fisik. Petinju itu orang-orang hebat, karena bukan hanya mengandalkan kekuatan, tetapi juga butuh ketenangan, ketangkasan, dan kecepatan," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara UBL Banten Series 2025, Raka Aditya, menyampaikan bahwa total ada 15 pertandingan dari 30 petinju antar kampus yang turut ambil bagian dalam ajang ini.
"Saya berterima kasih kepada Pak Wagub atas kehadirannya. Terima kasih juga kepada Ketua Umum dan Ketua Harian Perbati yang telah mendukung acara ini," ujar Raka.
Ia menjelaskan, UBL 2025 akan digelar di 11 provinsi, dan Banten menjadi provinsi ketiga setelah Jakarta dan Bali.
Raka menekankan bahwa ajang ini bukan hanya sebatas kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pencarian bakat.
"Petinju terbaik dari Banten akan dipilih untuk mewakili di tingkat nasional. Jika di tingkat nasional kembali meraih prestasi, maka akan mewakili Indonesia di ajang internasional. Insyaallah kami juga sudah menjalin kerja sama dengan beberapa negara untuk event berikutnya," tutupnya.










