Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Wakil tuan rumah kembali berguguran di babak delapan besar Indonesia Open 2025.
Kali ini, giliran ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi yang harus angkat kaki dari turnamen BWF World Tour dalam level Super 1000 tersebut.
Berlaga di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 Juni 2025, Ana/Tiwi harus mengakui keunggulan wakil Korea Selatan sekaligus juara bertahan, Baek Ha-na/Lee So-hee dengan skor 21-19, 16-21, 7-21.
Meratapi penampilannya, Ana/Tiwi menilai sang juara bertahan sudah siap mengatasi permainan yang bakal dikeluarkan oleh ganda putri andalan Indonesia tersebut.
"Evaluasinya lebih daya tahan, waktu saat relinya, fokusnya, seperti itu. Tingkatin lagi, banyak yang masih kurang," kata Tiwi kepada wartawan termasuk tvrinews.com seusai pertandingan, Jumat, 6 Juni 2025.
Kecepatan menjadi biang kekalahan dari keduanya. Setelah unggul di gim pertama, Ana/Tiwi dibuat tak berdaya dalam dua laga selanjutnya. Sehingga, sang lawan dirasa sudah siap menghadapi permainan dari ganda putri tuan rumah terakhir.
"Mereka juga antisipasi dari pola permainan kita dan mereka ada posisi nyepetin bola jadi itu yang tadi kita kurang bisa keluar dari tekanan itu," ujar Ana.
Selanjutya, Ana/Tiwi bakal tampil di Japan Open 2025 yang dihelat pada 15-20 Juli 2025 mendatang. Dengan waktu persiapan panjang, mereka ingin meningkatkan kualitas individu terlebih dahulu.
"Setelah ini ada Japan Open, cuman kan kita ini masih lama juga, lebih fokus persiapan meningkatkan kualitas individu masing-masing," tutur Tiwi.
Baca Juga: Indonesia Open 2025: Adnan/Indah Kecewa Gagal Tembus Semifinal
Editor: Redaktur TVRINews
