
Foto: "Raja Tarkam Lombok" King Polo (Dok. Tangkapan Layar Akun Instagram @pollo_berembe)
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Pemain sepakbola antarkampung (tarkam) asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, King Polo dikabarkan akan menjalani agenda pertandingan di Thailand.
Kabar tersebut ramai diperbincangkan setelah beredar video dan unggahan di media sosial yang menyebutkan ia menerima undangan bermain di wilayah selatan Thailand.
Dalam sejumlah unggahan yang beredar, King Polo disebut akan mengunjungi tiga provinsi di kawasan selatan Thailand untuk mengikuti rangkaian pertandingan. Ia juga dikabarkan akan berangkat bersama asistennya.
“Alhamdulillah, kesepakatan tercapai. Selamat datang ‘Polo’, pemain dari Indonesia, yang akan mengunjungi tiga provinsi perbatasan selatan Thailand untuk pertama kalinya,” tulis salah satu unggahan berbahasa Thailand di akun Facebook, seperti dikutip tvrinews.com, Jumat, 19 Desember 2025.
Meski belum ada keterangan resmi terkait jadwal keberangkatan, durasi kunjungan, maupun turnamen yang akan diikuti, kabar tersebut sudah menarik perhatian luas, terutama di kalangan penggemar sepakbola akar rumput di Indonesia hingga Asia Tenggara.
Profil Singkat King Polo
King Polo merupakan nama panggilan dari Supriandi, pemain kelahiran Apitaik, Lombok Timur, 17 Februari 1999.
Ia berposisi sebagai gelandang dan dikenal memiliki kontrol bola yang baik, visi permainan matang, serta ketenangan dalam mengatur tempo pertandingan.
Namanya mulai dikenal luas melalui berbagai turnamen tarkam di Lombok dan sekitarnya. Penampilan konsisten di level akar rumput membuatnya dijuluki “Raja Tarkam NTB” oleh komunitas sepak bola lokal.
Performa tersebut membawanya menembus kompetisi yang lebih terstruktur. Pada musim 2024/25, King Polo memperkuat Persic Cilegon di ajang Liga 4 Banten dan berkontribusi membawa tim meraih gelar juara. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik kompetisi.
Setelah itu, King Polo tampil dalam Turnamen X Series 2025 bersama Nova Titans dan kembali mencuri perhatian dengan meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP).
Pencapaian tersebut mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu gelandang menonjol yang lahir dari jalur non-akademi.
Kabar rencana bermain di Thailand pun dinilai menjadi babak baru dalam perjalanan karier King Polo.
Jika terealisasi, langkah tersebut akan memperluas kiprah pemain tarkam asal Lombok itu ke level internasional, sekaligus menegaskan sepakbola akar rumput masih memiliki daya saing dan daya tarik di kawasan ASEAN.
Editor: Redaksi TVRINews
