
Duel Klasik Meksiko VS Korea Selatan (Foto: FIFA)
Penulis: Fityan
TVRINews - Meksiko
Pertemuan di Piala Dunia 2026 membangkitkan sejarah persaingan sengit kedua negara.
Undian grup Piala Dunia 2026 kembali mempertemukan dua kekuatan sepak bola dari konfederasi berbeda, Meksiko dan Korea Selatan.
Keduanya dijadwalkan akan bertarung pada laga krusial di Grup A, sebuah pertandingan yang diprediksi akan berlangsung sengit mengingat sejarah panjang pertemuan mereka di panggung internasional.
Menjelang laga tersebut, catatan sejarah menunjukkan betapa dinamisnya persaingan antara wakil CONCACAF dan AFC ini.
Berikut adalah kilas balik lima pertandingan paling berkesan yang membentuk rivalitas kedua tim:
Dominasi Meksiko dan Drama Kartu Merah (1998)

(Korea Republic 1-3 Mexico – 1998 FIFA World Cup (Foto: FIFA))
Pertemuan pertama di Piala Dunia 1998 Prancis menjadi salah satu yang paling diingat. Korea Selatan sempat unggul lebih dulu melalui tendangan bebas Ha Seok-ju.
Namun, kegembiraan tersebut sirna dalam sekejap setelah Ha menerima kartu merah akibat pelanggaran keras dari belakang.
Meksiko memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan mencetak tiga gol balasan, termasuk dua gol dari striker legendaris Luis Hernandez.
Laga ini juga dikenal lewat aksi ikonik Cuauhtemoc Blanco yang memperkenalkan teknik "Cuauhtemiña"—menjepit bola di antara kedua kaki untuk melompati lawan.
Semangat Pantang Menyerah di Ulsan (2001)

(Korea Republic 2-1 Mexico - FIFA Confederations Cup 2001 (Foto: FIFA))
Pada ajang Piala Konfederasi 2001, Korea Selatan menunjukkan daya juang luar biasa di hadapan pendukungnya sendiri.
Di bawah asuhan Guus Hiddink, tim "Taegeuk Warriors" berhasil menang 2-1. Momen paling heroik tercipta ketika Yoo Sang-chul mencetak gol kemenangan melalui sundulan di menit akhir, meski ia bermain sepanjang laga dengan kondisi hidung patah.
Kejutan di Piala Emas (2002)

(Mexico 0-0 Korea Republic (PSO 2-4) - Concacaf Gold Cup 2002 (Foto: FIFA))
Sebagai tim undangan di Piala Emas CONCACAF 2002, Korea Selatan membuktikan kapasitasnya dengan menyingkirkan Meksiko di babak perempat final melalui adu penalti.
Menariknya, pelatih Meksiko saat itu adalah Javier Aguirre, sosok yang akan kembali memimpin El Tri menghadapi Korea Selatan di Piala Dunia 2026 mendatang.
Pertarungan Bintang di Rusia (2018)

(Korea Republic 1-2 Mexico - 2018 FIFA World Cup (Foto: FIFA))
Di Piala Dunia 2018, Meksiko kembali unggul dengan skor 2-1. Gol dari Carlos Vela dan Javier "Chicharito" Hernandez hanya mampu dibalas satu gol indah oleh Son Heung-min di masa injury time.
Kemenangan ini krusial bagi Meksiko untuk melaju ke babak 16 besar, yang secara ironis dibantu oleh kemenangan mengejutkan Korea Selatan atas Jerman di laga lainnya.
Hasil Imbang Dramatis di Nashville (2025)

(Mexico 2-2 Korea - 2025 Friendly (Foto: FIFA))
Pertemuan terbaru keduanya terjadi pada laga persahabatan September 2025 di Amerika Serikat. Pertandingan berakhir imbang 2-2 setelah Santiago Gimenez menyelamatkan Meksiko dari kekalahan lewat gol telat di menit ke-94.
Pertemuan ini juga menonjolkan sisi humanis sepak bola. Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, mengungkapkan kedekatannya dengan bintang muda Korea, Lee Kang-in, yang pernah menjadi anak asuhnya di Mallorca.
"Dia adalah pemain yang sudah saya anggap seperti anak sendiri," ujar Aguirre menjelang laga tersebut.
Secara statistik, Meksiko masih memegang keunggulan dalam rekor pertemuan kedua tim dengan mengantongi delapan kemenangan dari 15 pertandingan.
Namun, dengan perkembangan pesat talenta Korea Selatan di kancah Eropa, laga di Grup A Piala Dunia 2026 mendatang dipastikan akan menjadi babak baru yang sulit diprediksi.
Editor: Redaksi TVRINews
