TVRINews – Jerman
Persaingan Bundesliga Musim Ini Diprediksi Kembali Monopoli Die Roten
Bundesliga musim terbaru resmi dimulai akhir pekan ini. Namun, kembalinya Jürgen Klopp menukangi Tim Nasional Jerman justru terjadi di tengah bayang-bayang dominasi Bayern Munich yang dinilai terlalu perkasa bagi klub-klub pesaing lainnya.
Musim 2026/2027 menandai dimulainya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Jerman yang ke-64. Meski demikian, atmosfer awal musim terasa familier karena Die Roten kembali dijagokan untuk merengkuh gelar juara liga dengan relatif mudah.
Apabila prediksi tersebut terwujud, trofi ini akan menjadi gelar ketiga secara beruntun bagi raksasa Bavaria tersebut sekaligus yang ke-14 dalam 15 musim terakhir. Kesenjangan kekuatan finansial dan kualitas skuad membuat kompetisi domestik kerap dianggap sekadar pemanasan jelang pentas Liga Champions.
“Pertandingan perebutan posisi inti di FC Bayern jauh lebih menarik ketimbang persaingan meraih kejuaraan Jerman,” ujar pengamat sepak bola sekaligus legenda tim nasional, Lothar Matthäus, melalui kolom analisisnya di Sky Rabu 26 Agustus 2026. Ia memprediksi skuad besutan Vincent Kompany tersebut akan kembali mengunci titel juara dengan keunggulan lebih dari 10 poin.
Sejak era keemasan Borussia Dortmund di bawah asuhan Jürgen Klopp yang meraih gelar ganda secara berturut-turut pada 2011 dan 2012, dominasi Bayern nyaris tak pernah benar-benar terusik secara konsisten. Satu-satunya anomali dalam catatan impresif tersebut terjadi pada 2024, ketika Bayer Leverkusen mencatatkan sejarah sebagai juara Bundesliga dan DFB-Pokal tanpa tersentuh kekalahan satu pun di bawah arahan Xabi Alonso.
Memasuki musim baru ini, sejumlah klub papan atas melakukan perombakan besar untuk memperkecil ketertinggalan. Borussia Dortmund masih harus menjalani fase transisi mendalam setelah musim panas penuh perubahan, sementara Leverkusen kembali beradaptasi dengan era kepelatihan baru untuk tahun kedua pasca-kebersamaan gemilang dengan Alonso.
Di sisi lain, VfB Stuttgart menjadi tim papan atas yang paling stabil. Musim ini akan menjadi tahun keempat penuh bagi Sebastian Hoeneß memimpin skuad Die Schwaben. Kendati demikian, jurang pemisah kualitas dan sumber daya finansial dinilai masih menjadi kendala besar. Pertemuan terakhir kedua tim pada final Piala Jerman bulan Mei lalu memperlihatkan ketimpangan tersebut, di mana Bayern sukses membungkam Stuttgart dengan skor telak 3-0 berkat hat-trick Harry Kane, yang sekaligus melengkapi catatan 61 gol sang penyerang sepanjang musim lalu.
Kane dipastikan tetap menjadi ujung tombak utama saat Bayern menjamu Stuttgart dalam laga pembuka musim ini di Allianz Arena. Di bawah arahan Kompany yang memasuki tahun ketiga kepelatihannya, skuad Bayern justru semakin bertambah tangguh menyusul kedatangan penyerang asal Maroko, Ismael Saibari, dari PSV Eindhoven, serta bek muda Jerman, Nathaniel Brown, dari Eintracht Frankfurt.
Sementara itu, persaingan ketat diprediksi justru akan tersaji dalam perebutan tiket zona Liga Champions serta pertarungan sengit di zona degradasi. Kembalinya Schalke 04 ke kasta tertinggi setelah tiga musim absen juga menghidupkan kembali aroma persaingan klasik Ruhr derby kontra Borussia Dortmund, memberikan warna tersendiri di tengah dominasi yang kian mengakar di puncak klasemen.










