TVRINews, Jakarta
Legenda Manchester United Dwight Yorke menikmati kesempatan bernostalgia bersama mantan rekan setim saat menghadapi North London Legends dalam laga ekshibisi bertajuk '2026 Champions Impact in Jakarta: The Rivalry Returns' di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Bagi pemain Trinidad dan Tobago ini, pertandingan tersebut bukan sekadar ajang mempertemukan legenda Manchester United dan Arsenal, melainkan juga kesempatan untuk kembali bertemu dengan para mantan pemain yang pernah berbagi ruang ganti dan berjuang bersama selama bertahun-tahun.
“Menyenangkan bisa bernostalgia ketika bertemu kembali dengan rekan-rekan sesama pemain yang pernah bermain bersama selama bertahun-tahun. Ada wajah-wajah yang sudah lama tidak kita lihat, dan sangat menyenangkan ketika bisa kembali turun ke lapangan dan bersaing bersama lagi,” kata Yorke kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Ia menilai pertemuan semacam ini memiliki keistimewaan tersendiri karena para pemain dapat kembali merasakan atmosfer pertandingan bersama orang-orang yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan karier mereka.
Meski berstatus laga ekshibisi dan para pemain telah pensiun, Yorke mengatakan rivalitas kedua klub tetap terasa di lapangan. Menurutnya, pertandingan yang awalnya berlangsung santai dan bersahabat dapat berubah menjadi sengit ketika para pemain mulai berusaha meraih kemenangan.
“Pertandingan-pertandingan seperti ini selalu terasa spesial. Rivalitas di antara kedua klub ini selalu menjadi gambaran nyata dari apa arti Premier League sebenarnya. Meskipun kami sudah pensiun dan datang untuk memainkan laga-laga seperti ini, atmosfernya selalu agak sengit,” ujar Yorke.
Yorke mengakui kekalahan Manchester United Legends dari North London Legends dengan skor 2-3 tetap mengecewakan. Namun, ia menilai timnya memiliki sejumlah peluang untuk menyamakan kedudukan dan memaksakan pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Di luar hasil pertandingan, mantan penyerang Manchester United itu juga mengaku menikmati perannya di bangku cadangan. Yorke mengatakan dirinya telah terjun ke dunia kepelatihan dan merasa nyaman menjalankan peran tersebut, terlebih karena termasuk salah satu pemain paling tua di ruang ganti.
Yorke turut menyampaikan apresiasi kepada para suporter Arsenal dan Manchester United yang hadir di SUGBK. Ia menyebut Jakarta sebagai salah satu tempat istimewa yang selalu dinantikan untuk dikunjungi, mulai dari makanan hingga keramahan masyarakatnya.
“Terima kasih banyak atas dukungan kalian semua dari kedua kubu, baik untuk Arsenal maupun tentunya Manchester United,” tutur Yorke.
Dalam pertandingan tersebut, North London Legends meraih kemenangan 3-2 melalui gol Emmanuel Adebayor, Santi Cazorla, dan Jermaine Pennant. Sementara itu, dua gol Manchester United Legends dicetak oleh Ashley Young dan Radamel Falcao.
Bagi Yorke dan para legenda yang hadir, laga di Jakarta menjadi kesempatan untuk kembali merasakan persaingan di lapangan sekaligus mempererat kenangan bersama mantan rekan setim.










