TVRINews, Jakarta
Ganda Campuran Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje sukses menjuarai Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan wakil Tiongkok Cheng Xing/Zhang Chi dengan skor 21-19, 23-21 pada partai final di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 7 Juni 2026.
Gelar ini terasa sangat spesial bagi Christiansen/Boje. Pasalnya, pada penampilan terakhir mereka di Istora saat Indonesia Masters, pasangan Denmark tersebut harus puas menjadi runner-up. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.

(Ganda Campuran Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Dok. TVRINews.com/Mukhamad Fatkhur Rozaq))
"Sangat manis. Kami senang bermain di sini di Indonesia, di Istora. Kami menjadi runner-up pada Januari lalu dan sekarang menjadi juara, jadi kami sangat bahagia," ujar Boje kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Minggu, 7 Juni 2026.
Christiansen pun tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya usai memastikan gelar Super 1000 pertama dalam karier mereka.
"Bisa menjadi juara di sini terasa seperti mimpi. Istora Senayan kali ini luar biasa. Suporternya lebih banyak dan sangat meriah. Kami cinta Indonesia dan suka bermain di sini," kata Christiansen.
Keberhasilan di Indonesia Open 2026 melengkapi koleksi gelar mereka di berbagai level turnamen BWF. Setelah sebelumnya pernah menjuarai level Super 100, 300, 500, dan 750, kini pasangan Denmark itu akhirnya berhasil menaklukkan level tertinggi, Super 1000.

(Ganda Campuran Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Dok. TVRINews.com/Mukhamad Fatkhur Rozaq))
"Memenangkan Super 1000 adalah sesuatu yang luar biasa bagi kami. Itu sudah menjadi target besar sejak kami mulai bermain bersama bertahun-tahun lalu. Kami selalu bermimpi bisa memenangkan turnamen level 1000," ucap Boje.
Christiansen menambahkan bahwa gelar tersebut membuat koleksi prestasi mereka terasa lengkap.
"Kami sudah pernah memenangkan level 100, 300, 500, 750, dan sekarang 1000. Jadi koleksinya sudah lengkap. Kami sangat senang dengan itu," tutur Christiansen.
Usai kemenangan, keduanya tampak emosional hingga menitikkan air mata di lapangan. Christiansen mengaku kondisi fisik dan mental yang terkuras selama tur Asia menjadi penyebabnya.
"Kami lelah. Sudah satu bulan berada di Asia. Sangat melelahkan. Minggu depan kami akan pergi ke Labuan Bajo untuk berlibur dan kami sangat menantikannya. Terutama Alexandra, saya rasa dia benar-benar membutuhkan liburan," kata Christiansen.
Keberhasilan di Jakarta juga melengkapi hattrick gelar beruntun Christiansen/Boje setelah sebelumnya menjuarai turnamen di Thailand Open dan Singapura Open.
Boje mengungkapkan kunci sukses mereka adalah menjaga kepercayaan satu sama lain serta fokus menjalani pertandingan demi pertandingan tanpa memikirkan kelelahan.
"Setelah setiap minggu, kami terus mengatakan satu sama lain untuk bertahan satu minggu lagi. Kami tidak membicarakan rasa lelah. Kami hanya menjaga momentum, percaya satu sama lain di lapangan, terus berjuang dan bertarung di setiap pertandingan. Sekarang kami berdiri dengan tiga gelar beruntun, dan itu luar biasa," tutur Boje.










