TVRINews, Jakarta
Borneo FC Samarinda menjadi wakil Indonesia yang dipastikan tampil di Grup D AFC Challenge League 2026/27.
Borneo FC tergabung di Grup D bersama One Taguig FC dari Filipina, Tainan City FC dari Taiwan, serta satu klub yang akan ditentukan melalui playoff antara Ezra FC dan Yangon United. Borneo FC juga akan bertindak sebagai tuan rumah pada fase grup. Pertandingan dijadwalkan mulai 18 Oktober 2026.
Status tuan rumah memberikan keuntungan bagi Borneo FC karena klub berjuluk Pesut Etam itu dapat bermain di hadapan pendukung sendiri. Borneo FC juga tidak perlu menjalani perjalanan ke negara lain selama menjadi tuan rumah fase grup.
Sementara, wakil Indonesia lainnya, Persib Bandung, masih harus melewati babak pendahuluan AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/27.
Persib dijadwalkan menghadapi Manila Digger pada pertandingan pendahuluan di Bandung, Senin, 31 Agustus 2026. Hasil pertandingan tersebut akan menentukan apakah Maung Bandung melanjutkan perjuangan ke fase grup ACL Two.
Jika berhasil menyingkirkan Manila Digger, Persib akan bergabung di Grup E bersama FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, dan The Cong-Viettel dari Vietnam.
Dalam drawing ACL Two yang dilakukan AFC di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa, 18 Agustus 2026, pemenang laga Persib melawan Manila Digger ditempatkan di pot keempat.
Sesuai aturan AFC, tim dari pot keempat akan menghadapi klub dari pot pertama, kedua, dan ketiga. Persib atau Manila Digger kemudian ditempatkan di Grup E bersama FC Seoul, Melbourne Victory, dan The Cong-Viettel.
Jika gagal melewati Manila Digger, Persib akan turun ke AFC Challenge League dan masuk ke Grup E.










