TVRINews, Jakarta
Pemerintah Provinsi Maluku menyatakan komitmen penuhnya untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan olahraga, khususnya olahraga tinju di tanah air. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lawarissa saat menghadiri gelaran tinju Pattimura International Big Fight 2026 yang berlangsung di Auditorium Kantor Pusat TVRI, Jakarta, pada Jumat malam, 29 Mei 2026.
Ajang yang mementaskan laga tinju profesional dan amatir ini digelar secara khusus dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Pattimura yang ke-209.
Ditemui usai acara, Hendrik menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak penyelenggara, Maluku Barat Daya (MBD) Promotion, atas terselenggaranya kolaborasi yang sukses ini. Dirinya juga mengaku bangga menyaksikan langsung performa impresif para petinju dari wilayah Indonesia Timur yang berhasil memenangkan pertandingan.
"Malam ini saya ada di studio TVRI Jakarta. Sebagai Gubernur Maluku saya menghadiri Patimura Big Fight tahun 2016. Ini adalah event tinju profesional dan amatir juga tadi. Ini adalah dalam rangka memperingati hari Pahlawan Nasional Patimura yang ke-209, dilenggarakan oleh Maluku Baratdaya Promotion, sebagai pemerintah provinsi saya mengapresiasi kolaborasi dan kerjasama ini yang memungkinkan event tinju ini bisa berlangsung malam ini. Hari ini saya juga kesempatan melihat petinju-petinju asal Maluku dan Maluku Utara yang bertanding dan mereka menang dalam pertarungan," ujar Hendrik.
Melihat kemenangan para petinju tersebut, Hendrik menaruh harapan besar agar momentum ini menjadi awal yang baik bagi mereka untuk mengukir prestasi yang lebih tinggi di masa depan. Ia kemudian mengenang kembali masa kejayaan tinju Indonesia saat legenda asal Maluku, Ellyas Pical, berhasil merebut sabuk juara dunia.

(Gubernur Maluku, Hendrik Lawarissa. (Foto: TVRINews/Ricardo Julio))
"Dan saya berharap bahwa petinju-petinju ini akan mengukir prestasi yang lebih gemilang lagi, lebih baik lagi di masa depan. Kita pernah punya kejayaan di masa lalu dengan Bung Elipikal pernah menjadi juara dunia tinju profesional. Tapi kita juga berharap, mestinya harus muncul Elipikal-Elipikal baru. Dan event-event seperti begini adalah kesempatan terbaik bagi para petinju kita untuk mengukir prestasi," lanjutnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata dari jajaran pemerintah daerah, Hendrik menegaskan bahwa Pemprov Maluku akan selalu siap mengupayakan yang terbaik demi memajukan potensi para atlet. Lebih lanjut, ia juga berharap agar ajang besar berskala nasional seperti ini tidak hanya berpusat di ibu kota, melainkan bisa diboyong ke daerah di masa depan.
"Sebagai pemerintah provinsi Maluku, kami akan melakukan apa yang bisa kami lakukan untuk mendukung kegiatan-kegiatan olah raga yang baik seperti ini. Saya juga berharap di masa depan Patimura Big Fight ini tidak hanya berlangsung di Jakarta, bisa juga diselenggarakan di Ambon," kata dia.
"Karena kita tahu bahwa di Maluku dan Maluku Utara saya percaya ada begitu banyak para petinju-petinju yang berbakat di sana. Mereka hanya membutuhkan panggung dan event untuk menunjukkan prestasi terbaik mereka. Saya kira demikian dan sekali lagi terima kasih kepada pihak penyelenggara, teman-teman yang telah membuat event ini menjadi terlaksana dengan baik," pungkas Hendrik.
Melalui wadah kompetisi yang rutin dan dukungan penuh dari pemerintah, Pemprov Maluku berharap dapat melahirkan kembali pahlawan-pahlawan olahraga baru yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa di kancah internasional.










